Senin , 30 January 2017, 03:15 WIB

Bertahan di Tengah Lesunya Industri Migas, Pertamina Raih Dua Penghargaan

Rep: sapto andika candra/ Red: Budi Raharjo
Antara/Widodo S Jusuf
Pertamina
Pertamina

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian BUMN memberikan penghargaan kepada 16 tokoh BUMN yang berprestasi dan berkontribusi terhadap negara. Dari 16 Tokoh BUMN tersebut, dua di antaranya adalah direksi PT Pertamina (Persero).

Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang meraih penghargaan Anugerah Tokoh untuk Bidang Marketing and Branding, sedangkan Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman meraih penghargaan untuk Bidang Keuangan.

Penghargaan diserahkan langsung di hadapan Presiden Joko Widodo oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno dalam pembukaan acara Executive Leadership Program (ELP) yang diperuntukan bagi Direksi BUMN di Istana Presiden Republik Indonesia kemarin.

Dalam rilis yang disiarkan perusahaan, Pertamina disebut berhasil menyiasati situasi dinamis dari lingkungan industri akibat penurunan harga minyak mentah dunia, dengan indikator keuangan yang solid. Salah satunya laba bersih yang mencapai 2,83 miliar dolar AS pada September 2016.

"Pertamina juga diyakini sukses mengawal efisiensi dan penciptaan nilai tambah melalui Breakthrough Project 2017 dengan pencapaian pada periode itu sebesar 1,6 miliar dolar AS," sebut rilis itu.

Direktorat Keuangan Pertamina disebut juga telah membangun fondasi keuangan yang solid melalui empat program transformasi, yaitu penggunaan teknologi, peningkatan kualitas layanan, pengembangan kapabilitas baru, dan penguatan organisasi dan SDM.

Di sisi hilir atau downstream, Pertamina juga dinilai sukses dalam memasarkan sekaligus menguasai pasar produk downstream nonsubsidi yang pasarnya telah terbuka untuk perusahaan lain dengan tingkat kompetisi yang ketat. Tiga terobosan penting dan mendasar dari aspek pemasaran yang diterapkan Pertamina tahun lalu, yaitu mengubah culture marketer di Pertamina untuk menjadi the truly marketer. Berikutnya, melakukan efisiensi, dan penciptaan konsep pemasaran yang baru yaitu inovasi produk yang sangat sejalan dengan 5 Pilar Prioritas Strategis Pertamina.