Thursday, 10 Sya'ban 1439 / 26 April 2018

Thursday, 10 Sya'ban 1439 / 26 April 2018

AS Dilanda Cuaca Dingin Berbahaya

Ahad 14 February 2016 10:45 WIB

Red: Winda Destiana Putri

Cuaca dingin di AS

Cuaca dingin di AS

Foto: VOA

REPUBLIKA.CO.ID, BOSTON -- Cuaca dingin berbahaya melanda Amerika Serikat (AS) timur laut pada Sabtu (13/2) dengan suhu di beberapa daerah berada di bawah nol dan Boston menghadapi hari terdingin pada hampir 40 tahun.

Pejabat memperingatkan warga untuk tinggal di dalam rumah jauh dari apa yang Layanan Cuaca Nasional sebut sebagai kondisi dingin yang "mengancam kehidupan".

Imbauan tentang angin dingin berlaku di berbagai daerah di sembilan negara yang membentang dari Pennsylvania utara ke Maine Barat, dengan ahli cuaca memperkirakan hembusan angin hingga 45 mil per jam (72 kph).

"Angin dingin akan semakin dingin dan lebih dingin seiring berlalunya hari demi hari," kata Alan Dunham, seorang ahli meteorologi dengan Layanan Cuaca Nasional di Taunton, Massachusetts.

Suhu di Boston diperkirakan akan turun menjadi -7 derajat Fahrenheit sepanjang malam atau sama dengan -21,7 derajat Celsius, tapi merasa sedingin suhu -30 derajat Fahrenheit atau sama dengan -34,4 derajat Celsius dengan angin dingin.

Itu akan berada di bawah rekor terendah -3 derajat Fahrenheit atau sama dengan -19,4 derajat Celsius yang terjadi pada 1979.

"Yang satu itu terlihat cukup merusak," kata Dunham.

New York City memperkuat diri menghadapi malam terdingin dalam 20 tahun. Walikota Bill de Blasio mengatakan pejabat telah menempatkan staf tambahan untuk membantu menanggapi warga yang kehilangan panas mereka dan telah memperluas upaya untuk membawa orang-orang tunawisma ke tempat penampungan.

"Itu sangat penting untuk menghadapi ini dengan serius, untuk tinggal di dalam ruangan selama mungkin, pergi keluar hanya dalam waktu sesingkat mungkin. Jangan ada bagian tubuh yang terbuka. Ini adalah kondisi yang sulit," kata de Blasio kepada wartawan dilansir Reuters.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES