Imbauan untuk Jamaah Haji Indonesia di Madinah
Ahad , 25 September 2016, 17:13 WIB

taufik rachman
madinah

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Sejak kedatangan pertama gelombang kedua pada Kamis (22/9) lalu, sampai hari ini Ahad (25/9), sebanyak delapan orang jamaah haji wafat di Madinah pascaprosesi puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, Mina (Armina). Terdiri dari tiga orang jamaah haji reguler dan lima orang jamaah haji khusus.

Dari data terakhir Siskohat, jamaah haji yang wafat di Madinah tercatat atas nama Siti Aminah binti Anwar berusia 84 tahun, jamaah haji asal Embarkasi Solo yang tergabung dalam kloter SOC 39, meninggal dunia pada pukul 05.30 di pemondokan di Madinah.

Wartawan Republika, Amin Madani melaporkan, menurut data dari  Data Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan (Siskohatkes) sampai dengan Ahad (25/9) pukul 10 Waktu Arab Saudi atau pukul 2 WIB, jumlah jamaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi menjadi 259 orang.

Sementara itu, mengingat kondisi cuaca yang cukup panas di kota Madinah, Kepala Daerah Kerja Madinah Nasrullah Jasam mengeluarkan surat edaran yang berisi tiga imbauan kepada jamaah haji untuk menjaga kesehatan mereka.

Pertama, jamaah haji agar membatasi aktivitas luar ruangan yang tidak perlu.Kedua, jamaah haji dengan kategori risiko tinggi agar meningkatkan perbaikan gizi dan menghindari cuaca panas agar tidak terjadi heat stroke. Dan ketiga, mengimbau jamaah haji yang mengidap penyakit tertentu agar memiliki kecukupan obat dan mengkonsuminya secara teratur.

Redaktur : Agung Sasongko