Menag Imbau Masyarakat tidak Ikut Haji-Umrah Talangan
Sabtu , 31 December 2016, 19:38 WIB

Republika/ Amin Madani
Menag Lukman Hakim Saifuddin berjalan kaki di jamarat untuk melontar jumrah Aqabah.

IHRAM.CO.ID -- JAKARTA —  Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau masyarakat agar tidak ikut program haji dan umrah talangan yang berpotensi merugikan calon jamaah.

"Kementerian Agama tidak menyarankan, tidak menolerir adanya talangan ini," kata Lukman di Jakarta,( 27/12).

Program haji dan umrah talangan merupakan sebuah layanan swasta untuk memberi dana talangan bagi calon jamaah.

Lukman mengatakan terdapat risiko dalam program tersebut, yaitu calon jamaah terbebani dalam mengangsur pembayaran dana yang telah ditalangi terlebih dahulu. Parahnya, mereka dapat terlilit utang yang justru dapat memberatkan keuangan mereka.

"Misalnya umrah adalah ibadah dan ibadah harus memenuhi persyaratan. Dalam Islam tidak boleh beribadah dengan paksaan, paksaan dalam arti luas, jika jamaah tidak bisa, maka jangan dipaksa," kata dia.

Lukman mengatakan terdapat banyak cara bagi masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci, baik dengan cara resmi atau tidak resmi.

Beberapa unsur masyarakat, kata dia, kadang tergiur dengan program yang tidak resmi ataupun berisiko. Untuk itu, sebaiknya masyarakat untuk tetap berhati-hati.



Air Mata Mengucur di Multazam
Selasa , 25 April 2017, 06:12 WIB
Di Yerusalem, Peziarah Muslim Ikut Merasakan Aqsa
Selasa , 25 April 2017, 08:00 WIB
DPR Sudah Ketahui Fasilitas Baru Haji 2017
Selasa , 25 April 2017, 03:20 WIB
Pegadaian Syariah Luncurkan Progam Arrum Haji
Selasa , 25 April 2017, 07:00 WIB

KURS VALAS

Sumber: Bank Indonesia
Mata uangJualBeli
USD
13321.00
13189.00
SAR
3552.08
3516.69
Last Update : Monday, 17 April 2017