290 Jamaah Umrah Batal Terbang
Rabu , 11 January 2017, 13:06 WIB

flynas.com
Flynas

IHRAM.CO.ID, JEDDAH -- Sebanyak 290 jamaah umrah akhirnya batal terbang ke Tanah Air pada 9 Januari 2017 kemarin. Menurut Staf Teknis Satu Kantor Urusan Haji Indonesia (KUHI) KJRI Jeddah Ahmad Dumyathi Basori, jamaah ini dijadwalkan terbang dengan Flynas pada pukul 21.00 waktu Arab Saudi. Namun sampai waktunya, tidak kunjung ada kepastian terbang.

Dumyathi mengaku, telah menghubungi pihak Flynas. Dari penjelasan Duty Manager Flynas di bandara, Mr Meshal, diketahui bahwa pembatalan disebabkan persoalan teknis kerusakan pesawat yang memerlukan perawatan. Flynas berjanji akan memulangkan mereka hari ini dalam tiga penerbangan.

"340 jamaah rute Jeddah Surabaya terbang jam 19:00 waktu Saudi. Sedang 293 jamaah rute Jeddah Cengkareng terbang jam 22:30 waktu Saudi. Selain itu ada juga 52 jamaah yang akan terbang dengan Maldives," ujarnya melalui pesan singkat, Selasa (10/1)

Jamaah yang kembali tertunda kepulangannya sempat melampiaskan emosinya saat mengetahui bahwa keberangkatan mereka ke Tanah Air malam itu batal. Dumyathi mengaku, menerima banyak keluhan melalui pesan singkat yang disampaikan kepadanya. Bahkan, ada sekitar 39 jamaah yang akhirnya membeli tiket pulang ke Tanah Air secara mandiri.

Menurut Dumyathi, selain karena jadwal yang tertunda, jamaah juga mengeluh karena di antara mereka ada yang lansia dengan 98 tahun, ada yang sakit dengan ketergantungan obat dan persediannya udah habis. Selain itu, ada juga ada yang harus masuk kerja.

Satgas penanganan jamaah umrah Flynas yang berada di lokasi berusaha untuk menenangkan dan memberikan penjelasan kepada jamaah. Setelah mendapat kepastian bahwa jadwal kepulangan mereka dialihkan tanggal 10 Januari, mereka akhirnya diantar Satgas kembali ke hotel masing-masing untuk beristirahat.

Ribuan jamaah umrah asal Indonesia tertahan kepulangannya akibat adanya kebijakan penghentian penerbangan Flynas dari Saudi. Sebanyak 2.348 jamaah umrah asal Indonesia dan Malaysia yang tergabung dalam tergabung dalam 35 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) tertunda kepulangannya akibat adanya pemutusan hubungan kerja antara Flynas dan Lofty Cest Ltd yang berdomisili di the British Virgin Islands, sejak 31 Desember 2016 lalu.

Flynas menyetop angkutan umrah dari Indonesia setelah Perusahaan Lofty Crest Ltd selaku penyewa pesawat Flynas mengalami gagal bayar. Hal itu sesuai dengan surat Ref. No. DCEO-305-12-2016 tanggal 31 Desember 2016 dari Deputy CEO Flynas Hajj & Umroh & Head of Bilateral Agreements yang ditandatangani deputi CEO Flynas Haji & Umrah, Ahmed S. Sultan dan ditujukan kepada CEO Lofty Crest Ltd, Dato Abdul Nasser Abu Kassim.

Dumyathi menjelaskan, bahwa sampai 9 Januari 2017, sebanyak 1.663 jamaah umrah sudah berhasil dipulangan ke Tanah Air secara bertahap.

Redaktur : Agus Yulianto
Sumber : kemenag.go.id
BERITA TERKAIT


Agus Merasakan Getaran Saat Berdoa di Multazam
Senin , 13 February 2017, 09:04 WIB
Saat Tahalul, Agus Cukur Rambut Habaib dan Ulama
Senin , 13 February 2017, 16:50 WIB
Proyek Penataan Transportasi Makkah Mulai Dikerjakan
Senin , 13 February 2017, 04:23 WIB

KURS VALAS

Sumber: Bank Indonesia
Mata uangJualBeli
USD
13321.00
13189.00
SAR
3552.08
3516.69
Last Update : Monday, 17 April 2017