62 Persen Jamaah Haji Indonesia Tergolong Risiko Tinggi
Rabu , 07 Juni 2017, 16:45 WIB

AP
Jamaah haji Indonesia

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Jumlah jamaah haji Indonesia didominasi oleh golongan risiko tinggi. Sekretaris Jenderal Kementerian Agama sekaligus Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Nur Syam mengatakan jumlahnya mencapai 62 persen, Rabu (7/6).

"Jumlah jamaah risiko tinggi ini mencapai 62 persen, mereka adalah orang tua lanjut usia di atas 75 tahun dan mereka yang mengidap penyakit degeneratif," kata Nur Syam pada Republika. Artinya, penyakit tersebut sudah lama diderita, seperti penyakit jantung dan hipertensi.

Menurutnya, jumlah ini hampir mirip dengan tahun lalu. Sejumlah persiapan dilakukan untuk mewaspadai tingginya jumlah jamaah risiko tinggi ini. Semua pihak terlibat, seperti Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan dan Komisi VIII DPR RI rutin melakukan pertemuan untuk membahasnya.

"Kita bersinergi dan terus berkoordinasi untuk menjaga mereka," kata Nur Syam. Termasuk dalam mempersiapkan kesiagaan tenaga medis di setiap kloter pemberangkatan jamaah haji.

Menurut Nur Syam, sebanyak 221 ribu jamaah haji Indonesia akan diberangkatkan dalam 508 kloter. Jumlah petugas kesehatan dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia yakni sebanyak 2.540 orang.

Redaktur : Agung Sasongko
Reporter : Lida Puspaningtyas