Bandara Madinah Siap Sambut Jamaah Umrah Akhir Ramadhan
Kamis , 22 June 2017, 06:20 WIB

Republika/Natalia Endah Hapsari/ca
Jamaah haji antre di bandara Madinah.

IHRAM.CO.ID,  MADINAH -- Aktivitas di Bandara Internasional Prince Muhammad bin Abdul Aziz tengah bersiap menyambut ratusan ribu jamaah. Mereka tentu tengah bergegas untuk melaksanakan ibadah yang istimewa di Masjid Nawabi pada bulan suci Ramadhan.

Dilansir dari Saudi Gazette, Rabu (21/6), kunjungan harian Al Madina Arabic turut memberi pembaca bayangan intensifnya aktivitas di Madinah. Kunjungan meliputi kantor imigrasi dan sejumlah konter di bandara, yang menawarkan layanan cepat.

Jamaah yang berkunjung selama musim umrah mengalami peningkatan pesat saat bulan suci, bertepatan liburan musim panas di Timur Tengah. Direktur Departemen Paspor (Jawazat), Mayjen Khaled Al Howaish, memastikan pelayanan terbaik diberikan.

Departemen ini telah dilengkapi fasilitas teknologi informasi yang canggih. Ia mengaku telah mendapat instruksi langsung dari Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman, agar memfasilitasi kedatangan dan kepergian jamaah yang mengunjungi Madinah. "Kami, petugas di Jawazat, menganggap pelayanan kami kepada para tamu Allah SWT sebagai kehormatan yang lebih besar," kata Al Howaish.

Direktur Paspor di Bandara Madinah, Brig. Badr bin Maayouf Al Motairy mengatakan, petugasnya telah dilatih agar mempercepat prosedur imigrasi. Ia menekankan, petugas imigrasi akan mengambil informasi biometrik jamaah asing.

Bandara baru memiliki 88 loket imigrasi, termasuk 30 di ruang kedatangan, 26 di ruang keberangkatan dan 32 loket tambahan yang akan dibuka pada puncak musim umrah. Ia mengaku, petugas wanita juga telah ditunjuk untuk menangani jamaah perempuan. "Selama tiga hari terakhir bandara telah menerima lebih dari 200 ribu jamaah yang datang untuk umrah dan menghadiri shalat Ramadhan khusus," ujar Al Motairy.

Departemen Paspor di bandara miliki bagian khsusus pemalsuan, yang dilengkapi fasilitas teknologi canggih. Fasilitas ini memiliki 90 perangkat untuk memeriksa dokumen perjalanan yang mungkin dipalsukan.

Redaktur : Andi Nur Aminah
Reporter : Wahyu Suryana