Persiapan Akomodasi Haji di Saudi Hampir Selesai
Selasa , 11 Juli 2017, 20:15 WIB

Republika/Heri Ruslan/ca
Salah satu pemondokan haji di Sektor I wilayah Mahbas Jin Daerah Kerja Makkah.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Staf Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah A Dumyathi Basori mengatakan saat ini persiapan akomodasi bagi jamaah haji Indonesia di Arab Saudi telah sampai pada tahap akhir.

"Alhamdulillah persiapan sekarang pada tahap final. Mohon doanya semoga 100 persen di hari-hari ini," jelas dia kepada Republika.co.id, Selasa (11/7).

Dumyathi mengakui ada beberapa hal yang masih dikerjakan terutama karena masalah sistem. Beberapa yang masih harus dikerjakan adalah mengenai persetujuan pemilik hotel di Madinah dalam sistem e-hajj yang terlambat.

Pemilik hotel beralasan belum memberikan persetujuan penyewaan dalam sistem e-hajj karena cuti panjang Ramadhan dan Idul Fitri lalu. Namun KJRI Indonesia terus mendesak mereka agar segera memberikan persetujuan tersebut.

Terkait dengan pendirian tenda di maktab seluruhnya telah selesai. Begitu juga dengan transportasi, hotel di Makkah, dan konsumsi katering. Indonesia menyewa hotel di Makkah selama satu musim, sedangkan di Madinah semimusim.

Jumlah maktab untuk jamaah Indonesia sebanyak 70 maktab. Masing-masing maktab untuk tujuh sampai delapan kloter dengan jumlah 3.000 jamaah per maktab.

Tahun ini jumlah pemondokan di Makkah berjumlah 155 gedung ditambah berkapasitas 208.190 orang dengan tiga gedung cadangan berkapasitas 1.323 setara bintang tiga. Dengan adanya perluasan Masjidil Haram hingga saat ini berdampak pada radius pemondokan jamaah haji di Makkah. Pemondokan terjauh mencapai 4.398 meter.

Sedangkan untuk hotel di Madinah menyewa 131 hotel dengan jarak terjauh 1.200 meter. Hunian di Madinah berada di wilayah Markaziyah, Syimaliyah, Gharbiyah, Janubiyah dan sekitar Markaziyah.


Redaktur : Ani Nursalikah
Reporter : Ratna Ajeng Tejomukti