Ratusan Pintu Masjid Dibuka untuk Sambut Jamaah Haji
Jumat , 11 Agustus 2017, 08:22 WIB

saudigazette.com
Peziarah haji berdoa di Masjid Nabawi, Madinah.

IHRAM.CO.ID -- MADINAH - Lebih dari 100 pintu di Masjid Nabawi telah dibuka untuk para peziarah, menurut Wakil Menteri Urusan Dua Mesjid Suci, Ali Al-Obaid. Dia menyatakan pintu masjid akan tetap buka 24 jam sehari.

"Ada 12 listrik dan 24 anak tangga biasa di masjid yang bisa digunakan pengunjung," tambahnya.

Al-Obaid  mengatakan bahwa masjid tersebut telah dipersiapkan dengan baik bagi para peziarah agar bisa beribadah doa mudah, damai, dan nyaman.

Dia mengatakan bahwa masjid tersebut dilengkapi dengan 16.000 lembar karpet dan dilengkapi dengan 250 payung dengan taburan air untuk menyegarkan udara.

Al-Obaid mengatakan sekitar 300 ton air Zamzam setiap hari dibawa ke masjid dari Makkah untuk mengisi lebih dari 15.000 kontainer.

"Ada 385 keran air dengan jumlah cangkir sekali pakai yang cukup, 2.000 kursi roda untuk peziarah yang sakit dan berusia lanjut dan orang-orang dengan kebutuhan khusus dan 11.000 keran untuk berwudhu," katanya.


Sementara itu, rombongan  pertama dari 32.000 peziarah dari Irak tiba di pos perbatasan Jadidat Arar pada hari Senin dan diterima oleh Gubernur Wilayah Perbatasan Utara Arab Suadi, Pangeran  Faisal Bin Khaled. Kedatangan para jamaah ini mendapat bingkisan berupa salinan Alqura'n Suci dan berbagai litelatur bacaan yang terkait ibadah haji. (Kiri: Jamaah asal Kurdi berkumpul di area sekitar Masjid Nabawi).

Sebuah rumah sakit darurat dengan kapasitas 280 tempat tidur telah disiapkan untuk peziarah Irak tersebut. Selepas dari wilayah perbatasan itu rombongan jamaah haji asal Irak ini kemudian pergi menuju Masjid Nabawi di Madinah.

Sementara itu, sekitar 450 peziarah asal Kurdi Senin malam lalu juga tida di Makkah. Mereka disambut hangat oleh pejabat di Makkah dengan hangat. Sedangkan, rombongan peziarah haji dari Yamaan semalam sudah tiba di Makkah.

Menteri Wakaf Yaman, Ahmed Al-Attiyah, mengatakan sebanyak 24.255 peziarah akan datang dari semua wilayah di Yaman untuk menuaikan ibadah haji.

Redaktur : Muhammad Subarkah