Ahad , 13 August 2017, 14:50 WIB

Dampak Kekering, Tiga Hektare Hutan Gunung Guntur Terbakar

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Agus Yulianto
panoramio.com
Gunung Guntur
Gunung Guntur

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat mengkonfirmasi, tiga hektare lahan hutan di kawasan Gunung Guntur mengalami kebakaran, Jumat (11/8) malam. Beruntung lokasi api berjauhan dari pemukiman warga.

"Luas lahan yang terbakar lebih kurang tiga hektare. Api lebih kurang berada sekitar 500 meter dari pemukiman," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Dadi Dzakaria pada wartawan, Sabtu (12/8). Belum diketahui apa penyebab terjadinya kebakaran hutan, tapi hal itu diduga berkaitan dengan musim kemarau yang berdampak pada mengeringanya semak di kawasan hutan tersebut.

Dadi menjelaskan, lahan hutan yang terbakar berlokasi di Blok Tegal Malaka, Kampung Naringgul, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut. Mulanya, peristiwa kebakaran itu diketahui, Jumat sekitar pukul 16.00 WIB. Selanjutnya sekitar pukul 18.00 WIB api terus membesar. "Api menyala pukul 16.00 WIB dan membesar pukul 18.00 WIB," ujarnya.

Alhasil sejumlah petugas gabungan dari BPBD, BKSDA, Polisi/TNI, Dinas Pemadam Kebakaran dan masyarakat setempat berusaha memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Guna mengatasi kebakaran, petugas membuat sekat bakar atau dengan memotong jalur api agar tidak menjalar ke kawasan lahan hutan lainnya, hingga akhirnya api mulai meredam sekitar pukul 22.00 WIB.

"Upaya BPBD bersama masyarakat membuat sekat bakar dan memadamkan api dengan alat bambu hingga api dapat dipadamkan pukul 22.00 WIB," tuturnya.

Berita Terkait