Tidak Hanya Katering, Bus Antar-Jemput Berhenti 27 Agustus
Ahad , 20 August 2017, 08:39 WIB

Republika/Nasih Nasrullah
PPIH Daker Makkah melalukan simulasi transportasi bus shalawat selama di Makkah. Usia bus paling tua keluaran 2009 dengan kapasitas 73 orang melayani rute-rute menuju Masjid al-Haram.

IHRAM.CO.ID, MAKKAH— Jelang puncak haji Arafah dan Mina (Armina) pada 31 Agustus sejumlah layanan jamaah haji Indonesia akan berhenti sementara. Tak hanya layanan katering, layanan transportasi bus antar jemput (shalawat) juga akan berhenti sementara mulai 27 Agustus nanti. 

Kepala Bidang Transportasi Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Subhan Cholid mengatakan layanan aktif selama 24 jam tersebut akan berhenti beroperasi sementara tepat pada pukul 12.00 waktu Arab Saudi pada tanggal tersebut. Layanan ini akan beroperasi kembali setelah pelaksanaan puncak haji Armina, pada 5 September 2017 atau 14 Dzulhijjah 1438 H.  

Menurut Subhan, penghentian sementara bus shalawat dilakukan setiap tahun, jelang puncak pelaksanaan ibadah haji. Hal itu dilakukan karena seluruh bus ditarik oleh Naqabah Arab Saudi (semacam Organda) untuk persiapan angkutan Armina.

“Selama tidak ada pelayaan bus shalawat, jamaah diimbau untuk shalat lima  waktu di masjid terdekat dengan hotel,” kata dia Makkah, Ahad (20/8) seperti dilaporkan wartawan Republika.co.id, Nashih Nashrullah, dari Makkah Arab Saudi.

Terkait dengan kepadatan jamaah di area terminal Masjid al-Haram seperti Terminal Syaib Amir dan Bab Ali, dia mengimbau jamaah untuk bertahan di Masjid al-Haram usai shalat berjamaah, dan tidak langsung pulang.

Menurut dia, jika jamaah lebih sabar keluar mesjid dan tidak buru-buru, kepadatan di terminal bisa sedikit dikurangi. Misalnya, sebagian ada yang 30 menit setelah shalat, ada yang satu jam ada yang 1,5 jam. “Itu akan dapat mengurangi kepadatan cukup signifikan,” kata dia sembari menyarankan jamaah yang hendak melaksanakan umrah wajib, hendaknya juga menghindari waktu salat sampai bubaran selesai. 

Subhan mengingatkan bahwa hari Jumat, 25 Agustus 2017, layanan transportasi bus shawalat akan ditutup pada jam 10.00 WAS. Bus yang sudah masuk terminal pada pukul 10, akan ditahan di dalam dan baru berangkat setelah jumatan selesai.

Rilis data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Daker Makkah, sampai Sabtu (19/08) malam, tercatat sudah ada 352 kloter dengan 140.895 jamaah haji Indonesia yang sudah berada di Makkah.                        

 

Redaktur : Nasih Nasrullah