Saudi Segera Gelar Simposium Akbar Haji
Rabu , 23 August 2017, 19:51 WIB

EH Ismail
Masjidil Haram dipadati jutaan jamaah haji dari berbagai negara saat tawaf (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Menteri Haji dan Umrah Mohammed Salih Bentin akan membuka Simposium Akbar Haji pada 4 Dzulhijah atau 26 Agustus 2017. Menurut Kantor Berita Saudi, SPA, acara tersebut digelar di Makkah.

Dalam sebuah pernyataan pers, Bentin mengatakan, simposium tersebut bertujuan mewujudkan peran besar Saudi dalam menyebarkan nilai-nilai Islam melalui pelaksanaan haji. Nilai yang ingin diangkat adalah universalitas dan sifat-sifat kemanusiaan dalam Islam.

Simposium dua hari tersebut akan membahas lima tema utama. Pertama adalah membahas Islam sebagai agama damai. Tema ini akan mendefinisikan perdamaian, damai dari perspektif Islam, negara Islam sebagai negara moderat dan keadilan sebagai dasar perdamaian.

Tema kedua berkaitan dengan haji sebagai platform perdamaian. Bahasan ini meliputi kekayaan yurisprudensi dalam peraturan haji dan dampaknya terhadap tercapainya perdamaian, etika perdamaian dalam ritual haji dan kedamaian selama haji untuk manusia, hewan, tumbuhan, lingkungan dan kesehatan.

Tema ketiga akan berfokus pada pembelajaran dari pesan perpisahan (Hajjat ​​Al-Wada) yang dibuat oleh Nabi Muhammad SAW saat Ia melakukan ziarah terakhirnya sebelum meninggal.

Topik keempat akan mengeksplorasi upaya pembentukan dan penyebaran prinsip-prinsip perdamaian. Ini juga akan menjelaskan upaya Saudi dalam proyek di tempat-tempat suci, seperti perluasan dua masjid suci, Masaa dan Jamarat.

Tema kelima akan membahas aplikasi media digital dan dampaknya. Baik dalam melayani ibadah haji, penyebaran budaya damai, refleksi upaya yang dilakukan oleh institusi yang berkaitan dengan ibadah haji dan peran pencerahan mereka diantara para peziarah.
 



Redaktur : Agus Yulianto
Reporter : Lida Puspaningtyas
Sumber : arabnews.com