Amirul Hajj Kembali ke Tanah Air
Senin , 11 September 2017, 12:49 WIB

Republika/Nashih Nashrullah
Menag Lukman Hakim Saifuddin mengecek katering jamaah haji di Bandara Internaisonal King Abdul Aziz Jeddah, Ahad (20/8) malam

IHRAM.CO.ID, JEDDAH -- Amirull Hajj Lukman Hakim Saifuddin dan rombongan bertolak ke Tanah Air, setelah 20 hari lamanya mengawal pelaksanaan ibadah haji 1438 H/2017 M, Senin (11/9). Saat bertolak dari Bandara King Abdul Azis Jeddah, Menteri Lukman didampingi oleh seluruh anggota Amirul Hajj. 

Seperrti dilaporkan Wartawan Republika.co.id, Hj Ani Nursalikah dari Jeddah, sejumlah pejabat teras turut melepas keberangkatan rombongan Amirul Hajj. Mereka antara lain, Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, Konsul Jenderal RI Jeddah Mohamad Hery Saripudin, Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Nizar Ali, Direktur Bina Haji Khoirizi HD, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, Kepala Kantor Urusan Haji KJRI Jeddah Ahmad Dumyathi, dan Kepala Daerah Kerja Airport Madinah-Jeddah Arsyad Hidayat.

Rombongan Amirul Hajj bertolak dari Jeddah menggunakan pesawat milik Maskapai Saudi Arabia Airlines dengan nomor penerbangan SV 818. Pesawat tinggal landas pada pukul 03.55 WAS dan diperkirakan tiba di Indonesia pada pukul 17.00 WIB.

Sehari sebelumnya, Menteri Lukman menggelar rapat evaluasi menyeluruh pelaksanaan ibadah haji tahun ini. “Pelaksanaan haji tahun ini sukses. Ini berdasarkan pengamatan langsung seluruh anggota Amirul Hajj saat,” kata Sekretaris Amirul Hajj Abdul Djamil, saat ditemui di ruang VIP Bandara King Abdul Azis.

Di sisi lain, kata Djamil, seluruh anggota Amirul Hajj tahun ini kompak dalam melaksanakan tugas dan memerankan fungsi masing-masing. Amirul Hajj memberikan bimbingan kepada jamaah haji di Makkah sebelum pelaksanaan Armina. "Demikian pula saat pelaksanaan wukuf di Arafah, Amirul Hajj aktif memberikan tausiyah atau pencerahan kepada jamaah,” kata Djamil.

Amirull Hajj juga senantiasa berkomunikasi dengan pejabat-pejabat di Penyelenggaraan Haji dan Umrah mengenai kondisi jamaah saat pergerakan ke Muzdalifah dan Mina. Bahkan saat prosesi melempar jumrah, Amirul Hajj turun langsung mengawal jamaah. 

Walau ada beberapa jamaah yang sakit maupun meninggal dunia saat prosesi Armina, namun secara keseluruhan Amirul Hajj menilai pelaksanaan haji berjalan lancar. “Pelaksanaan haji tahun ini mengukir sukses besar,” ujar Djamil.

Hingga Senin, 11 September 2017 pukul 04.30 WAS, sebanyak 81 kloter atau 32.778 jamaah haji telah dipulangkan ke Tanah Air. Kloter SOC 17 menjadi kloter terakhir yang diberangkatkan pada rentang waktu ini.

Pemulangan jamaah haji dari Bandara King Abdul Azis Jeddah akan berakhir pada 21 September 2017 pukul 07.30 WAS. Kloter SOC 47 menjadi penutup kepulangan jamaah dari bandara ini. 

Setelah itu, pemulangan jamaah melalui Bandara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdul Azis Madinah. Pemulangan jamaah dari Madinah akan berakhir pada 5 Oktober 2017 pukul 23.25 WAS. Penutup kepulangan seluruh jamaah haji dari Bandara Madinah adalah Kloter LOP (Lombok) 10.

Redaktur : Agus Yulianto