First Travel akan Jadwalkan Pertemuan dengan Korban
Rabu , 13 September 2017, 19:29 WIB

Republika/Rakhmawaty La'lang
Sejumlah korban kasus penipuan dana Umrah First Travel (Ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Firts Travel segera jadwalkan pertemuan dengan para jemaahnya. Namun belum disebutkan kapan tersebut akan direalisasikan.

Kuasa HukumFirst Travel Putra Kurniadi mengatakan, pertemuan tersebut tentu saja di luar rapat kreditur.  Pertemuan ini untuk mengetahui pendapat dari para jamaah apakah akan melanjutkan umrahnya atau memilih refound.

"Kitakan meminta pendapat dari jamaah dan pengurus, pada dasarnya apa sih yang diinginkan kan gitu," terang Putra di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (13/9).

Selanjutnya kata dia, maka pihaknya akan menyusun bagaimana yang terbaik nanti. Pasalnya masih banyak jemaah yang tetap ingin berangkat umrah.

"Sampai saat ini sih jamaah lebih banyak yang ingin berangkat, pastinya itu kita akan susun skema keberangkatan itu," terang dia.

Namun, Putra masih belum bisa memastikan berapa jumlah jemaah yang tetap ingin umroh dan berapa yang mengajukan refund. Serta berapa jumlah kreditur lain yang juga mengajukan tagihan kepada First Travel.

"Jadi, PKPU updatenya nanti mungkin setelah kreditur ini semua terkumpul nah, kita akan tahu berapa jumlah kreditur, nah dari situ ketahuan kuota yang refund berapa yang masih pegang kuitansi asli,artinya yang masih menunggu keberangkatan berapa," ujar dia.


Redaktur : Agus Yulianto
Reporter : Mabruroh