KPHI: Ratusan Jamaah tak Istitha'ah Terbang ke Saudi
Kamis , 14 September 2017, 14:10 WIB

Ani Nursalikah/REPUBLIKA
Komisioner Komisi Pengawas Haji Indonesia Bidang Pengawasan Kesehatan Abidinsyah Siregar di Madinah, Rabu (13/9).

IHRAM.CO.ID, MADINAH -- Komisioner KPHI Bidang Pengawasan Kesehatan Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) Abidinsyah Siregar menemukan ratusan jamaah haji tidak istitha'ah terbang ke Arab Saudi dalam penyelenggaraan haji 2017.

Istitha'ah kesehatan jamaah haji adalah kemampuan jamaah haji dari aspek kesehatan yang meliputi fisik dan mental yang terukur dengan pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga jamaah dapat menjalankan ibadahnya sesuai tuntunan agama Islam.

Selain itu dia mengatakan, ada pula jamaah yang direkomendasikan berangkat dengan pendamping, tetapi berangkat tanpa pendamping. Hal itu, menurutnya, mengindikasikan kurangnya koordinasi karena keputusan embarkasi belum sejalan.

Abidinsyah juga menyoroti buku catatan kesehatan jamaah haji banyak yang kosong. "Catatan kesehatan di buku penting karena situasi di sini sangat mendesak dan harus ada pengambilan keputusan dengan cepat, tetapi saat pasien sakit dan dibuka bukunya kosong," ujarnya saat ditemui di Kantor Daker Madinah, Rabu sore (13/9).

Dia meminta hal itu harus diaudit agar buku catatan kesehatan jamaah dibuat dengan baik. Sampai 13 September 2017, rilis data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Daker Makkah mencatat 438 jamaah haji Indonesia wafat di Arab Saudi. Jumlah ini terdiri atas lima jamaah wafat di Jeddah, 309 wafat di Makkah, 37 wafat di Madinah, 20 wafat di Arafah, dan 67 jamaah wafat di Mina. Sebanyak 18 orang dari jumlah yang wafat adalah jamaah haji khusus.

Kepala Seksi Penghubung Kesehatan Daker Makkah Ramon Andrias mengatakan angka ini sudah melampaui jumlah kematian jamaah pada 2016 yang berjumlah 342 orang. Namun, kuota jamaah haji Indonesia tahun lalu hanya 166.800 orang.

"Bahkan, angka itu juga sudah melampaui jumlah kematian pada 2015 di luar korban jatuhnya crane di Masjid Al Haram dam musibah Mina," katanya di Makkah, Rabu (13/9).

Redaktur : Gita Amanda
Reporter : Ani Nursalikah