Haru Biru di Kepulangan Jamaah Haji Asal Sleman
Ahad , 17 September 2017, 08:16 WIB

Republika/Yeyen Rostiyani
Dirjen Penyelengaraan Haji dan Umrah Anggito Abimanyu (kiri) dan Bupati Sleman Sri Purnomo menunjukkan tikar mendong di Plembon, Yogyakarta, Jumat 31/1). Tikar ini akan diuji coba menjadi alas tidur dan sajadah jamaah haji pada tahun ini.

IHRAM.CO.ID,  SLEMAN -- Rombongan pertama jamaah haji asal Kabupaten Sleman akhirnya tiba setelah transit di Embarkasi Solo. Kedatangan jamaah pun disambut keharuan keluarga yang telah menunggu di Masjid Agung Wahidin Soedirohoesodo sejak Jumat (15/9) pagi.

Mulai dari mencium tangan sampai memeluk sambil menangis, banyak dilakukan jamaah yang telah lama tidak berjumpa dengan keluarganya. Wajar saja, lebih dari satu bulan mereka harus menunggu keluarganya yang melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

Tidak cuma jamaah wanita, wajah merah akibat tangisan yang tidak mampu ditahan terlihat di wajah hampir semua jamaah haji maupun keluarga yang menjemput. Mereka tampak begitu bersyukur keluarganya bisa kembali ke Tanah Air dengan selamat.

Suasana haru kian terlihat terutama saat pertama kali jamaah melihat keluarganya yang menjemput di Masjid Agung Wahidin Soedirohoesodo. Namun, walau dibanjiri linangan air mata, senyum semringah terukir jelas di bibir semua jamaah haji dan keluarganya.

Sejauh ini, tiga kelompok terbang asal Kabupaten Sleman sudah tiba yaitu 25 SOC, 27 SOC, dan 30 SOC. Sebanyak 359 jamaah (petugas) kloter 25 SOC tiba Jumat (14/9) dini hari, 359 jamaah (petugas) kloter 27 SOC Jumat (15/9) siang, dan 352 jamaah (petugas) kloter 30 SOC tiba Sabtu (16/9) siang.

Redaktur : Endro Yuwanto
Reporter : Wahyu Suryana