Keharuan Supardi Setelah Menanti 80 Tahun Berhaji
Ahad , 17 September 2017, 08:22 WIB

Republika/Nashih Nashrullah
Jamaah haji Indonesia pulang menuju tenda usai melempar jumrah

IHRAM.CO.ID, SLEMAN -- Keharuan itu terlihat di wajah Supardi Amat Kosim, jamaah haji asal Kabupaten Sleman yang merupakan rombongan 8 regu 4 di Masjid Agung Wahidin Soedirohoesodo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ketika kepulangan kelompok terbang (kloter) 27 SOC, Jumat (15/9), tangisan haru tampak tidak lagi mampu tertahan dari matanya.

Rasa syukur bisa kembali lagi ke Tanah Air setelah melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, sudah terjelaskan lewat linangan air mata yang membasahi pipi-pipinya. Terlebih, hampir 80 tahun lamanya Supardi menantikan waktu untuk bisa menunaikan ibadah haji.

Belum lagi, Supardi merupakan satu dari beberapa jamaah haji Indonesia yang harus menggunakan kursi roda, karena memang tak lagi mampu berdiri karena stroke. Namun, kondisi itu tidak lantas membuat semangatnya untuk menunaikan ibadah haji luntur.

"Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah," ucap Supardi usai turun salah satu dari 9 bis kloter 27 SOC di Masjid Agung Wahidin Soedirohoesodo, Jumat (15/9).

Melalui bantuan sejumlah petugas haji, warga Dusun Ploso Kuning itu pun perlahan menuruni anak tangga bus, dan tiba di daerah yang sebulan lebih sudah ditinggalkan. Sambil memasuki mobil jemputan keluarganya, Supardi pun berlalu sambi mengamini ucapan-ucapan selamat petugas-petugas haji.

"Amin, amin," ujar Supardi.


Redaktur : Endro Yuwanto
Reporter : Wahyu Suryana