Dua Hari lagi, Seluruh Layanan Jamaah Haji di Makkah Tuntas
Ahad , 24 September 2017, 18:55 WIB

Republika/Nashih Nashrullah
Petugas pengelola Katering mendistribusikan makanan ke pemondokan jamaah haji Indonesia, Rabu (9 8). Makanan disajakan dalam kondisi hangat dan fresh.

IHRAM.CO.ID, MAKKAH— Seluruh layanan jamaah haji di Makkah akan berakhir Selasa (26/9) mulai dari transportasi, akomodasi, dan katering. Berhentinya layanan tersebut bersamaan dengan pemberangkatan terakhir jamaah haji dari Makkah ke Madinah di hari yang sama. 

Kepala PPIH Daker Makkah, Nasrullah Jasam, mengatakan pemberangkatan jamaah haji dari Makkah ke Madinah terakhir akan dilakukan pada Selasa (26/9) pada pukul 18.00 waktu Arab Saudi. Ini sekaligus menandai berakhirnya seluruh layanan haji di Makkah. Termasuk pemulangan jamaah baik dari Makkah menuju Jeddah atau Makkah menuju Madinah. Layanan terakhir kepada jamaah adalah berupa pemberian katering makanan selamat jalan.  

“Petugas juga akan bersiap pulang menuju Tanah Air pada 28 September,” kata dia di Makkah, Ahad (24/5). 

Nasrullah mengatakan, sebanyak 117.629 jamaah haji yang tergabung dalam 293 kelompok terbang (kloter) telah pulang ke Indonesia. Di Makkah, per Sabtu (23/9) tersisa 58 kloter atau sekitar 21.655 jamaah yang tersebar di 11 sektor. Sedangkan jamaah yang sudah berada di Madinah sebanyak 146 kloter.  

Nasrullah mengatakan secara umum, evaluasi pemulangan jamaah dari Makkah ke Indonesia hingga sepekan terakhir tidak ada kendala yang berarti. Memang ada beberapa persoalan tetapi bisa diselesaikan dengan sigap. Di antaranya seperti kehilangan boarding past, atau berkaitan dengan dokumen tanazul. “Alhamdulillah tidak krusial dan segera kita tangani,”kata dia seperti dilaporkaan wartawan Republika.co.id, Nashih Nashrullah, dari Makkah, Arab Saudi. 

Kabid Transportasi Kantor Misi Haji Indonesia, Subhan Cholid, mengatakan layana bus transportasi jamaah selama di Makkah dari pemondokan menuju Masjid al-Haram juga akan berhenti pada 26 September. 

Sejak beroperasi 6 Agustus lalu, kata dia, bus shalawat beroperasi 24 jam selama 44 hari. Sebanyak 22 hari masa operasi sebelum puncak haji (Arafah-Muzdalifah-Mina/Armina), dan 22 hari masa operasi pasca Armina.

Sejak awal sampai saat ini, kata Subhan,total sudah ada 176.226 jamaan yang mendapatkan layanan bus Shalawat menuju dan dari Masjid al-Haram. Ada 46 halte yang disiapkan untuk keberangkatan jamaah dari hotel menuju Masjidil Haram. Dari masing-masing halte, bus shalawat mengantar jamaan menuju tiga terminal, yaitu: Jiad, Syib Amir, dan Bab Ali. 

“Total beroperasi 352 armada bus shalawat untuk melayani jamaah haji Indonesia yang telah memadati Makkah,” kata dia.

Menurut Subhan, layanan armada bus shalawat itu disiapkan oleh dua perusahaan, yaitu: Saptco dan Rawahil. Secara umum layanan tranpsortasi ini berjalan baik “Itu tidak terlepas dari kerja keras 175 petugas yang standby siang dan malam untuk melayani jamaan haji,” kata dia.

 

Redaktur : Nasih Nasrullah
BERITA TERKAIT