Jepang Siap Datangkan Satu Juta Wisatawan Muslim
Rabu , 11 Oktober 2017, 14:11 WIB

Republika/Daniel Wewengkang
Gunung Fuji

IHRAM.CO.ID, SURABAYA -- Persaingan global memperebutkan kunjungan turis Muslim benar-benar sudah terjadi. Pemerintah Jepang misalnya sudah manargetkan pada 2020 akan mampu mendatangkan turis Muslim dari segala penjuru dunia hingga satu  juta orang.

‘’Pemerintah Jepang menargetkan pada Olimpiade di Tokyo pada tahun 2020 akan mendapat kunjungan wisata Muslim hingga satu juta orang. Untuk kunjungan pelancong Muslim asal Indonesia kini sudah mencapai 25 ribu orang per tahun. Grafik ini sudah naik tajam bila dibandingkan julah sebelumnya yang hanya setengahnya,’’ kata Masumi Kamei, CEO Japan Halal Tour Center, dalam acara Himpuh International Travel Mart, di Surabaya, (11/10).

Masumi mengatakan dalam beberapa tahun terakhir pemerintah Jepang sangat bersungguh-sungguh mempersiapkan segala fasilitas yang terkait dengan ‘paket wisata halal’. Berbagai sarana penginapan dan ibadah untuk kaum Muslim juga telah dibangun. Sarana mendapatkan makanan halal juga disediakan.

“Dulu memang Jepang belum fokus atau peduli soal wisata halal untuk kaum Muslim. Nah, sekarang seiring persiapan pagelaran Olimpiade Tokyo di 2020 segala sarana yang terkait dengan kebutuhan wisata kaum Muslim telah dapat disediakan,’’ katanya.

Masumi mengakui jumlah populasi Muslim memang masih sedikit di Jepang, yakni mencapai 20 ribu orang. Sedangkan jumlah penduduk Jepang sendiri kini sudah mencapai 127 juta orang. Meskipun masih sedikit sarana ibadah untuk kaum Muslim cukup tersedia di sana.

Di Tokyo misalnya ad sekitar lima buah masjid, dengan masjid tertuanya ‘Masjid Jami Tokyo’ yang dibangun pada 1935. Di tempat lain seperti Osaka, Kyoto, dan Kobe di sana berdiri masing-masing sebuah masjid. Sedangkan total dari jumlah masjid di Jepang kini mencapai 10 buah.

Pada sisi  lain, lanjut Masumi, melalui Japan Halal Tour Center, maka pihaknya ingin menghapus kesan bahwa berwisata ke Jepang adalah mahal. Sedangkan bagi umat Muslim Indonesia pihaknya juga ingin menghapus  anggapan bahwa bila di pergi ke Jepang di sana akan susah mendapat makanan yang halal dan susah menjalankan ibadah shalat akibat ketiadaan sarananya.

‘’Kini tak usah khawatir, tepat shalat dan makanan hingga tempat menginap yang memadai bagi kaum Muslim Indonesia telah tersedia. Bahkan kami telah menyediakan penginapan khusus bagi kaum Muslim yang datang berwisata ke Jepang,’’ ujarnya.

Terkait soal besaran harga tour halal ke Jepang, Masumi mengatakan sebenarnya biaya pokok untuk berwisata ke Jepang selama lima hari hanya mencapai sekitar Rp 6 juta. Namun, bila digabungkan dengan biaya tiket pesawat pulang pergi ke Jepang, harga seluruhnya mencapai sekitar Rp 11 juta.

“Jadi kalau untuk tour halal ke Jepang selama satu pekan, maka hargan seluruh paketnya harganya cukup terjangkau, yakni mencapai Rp 15 juta saja,’’ kata Masumi menegaskan.

BERITA TERKAIT