Pemerintah India Tetap Berangkatkan Jamaah Haji di 21 Titik
Rabu , 01 November 2017, 00:02 WIB

Republika/Ani Nursalikah
Jamaah asal India membagikan masker gratis kepada jamaah haji di Masjid Nabawi jelang maghrib, Selasa (15/8).

IHRAM.CO.ID, HYDERABAD -- Pemerintah India sepakat untuk tetap memberangkatkan jamaah haji dari 21 titik embarkasi ke Arab Saudi. India juga tetap memberangkatkan jamaah haji lanjut usia di atas 70 tahun.

Dilansir dari the Siasat Daily, Selasa (31/10), awalnya panitia haji untuk tahun 2018 mendatang sedang merancang kebijakan haji baru, mengurangi embarkasi dari 21 titik mejadi sembilan titik saja. Selain itu, India juga merekomendasikan untuk menghapus kuota cadangan bagi calon jamaah haji berusia 70 tahun ke atas.

Ketua Komite Haji Pusat Chowdhary Mahboob Ali Qaisar bersama anggota parlemen pada pertemuan para pejabat eksekutif dan ketua komite haji dari berbagai negara bagian yang berada di Mumbai merekomendasikan untuk melanjutkan kebijakan lama.

Sementara, penggunaan kupon kurban untuk jamaah haji dapat dijadikan sebuah pilihan, sedangkan kebijakan pemerintah yang telah direvisi harus wajib dilaksanakan.

Adapun pembagian akomodasi bagi jamaah haji India tetap menggunakan kebijakan lama, yakni terdiri dari dua kategori, green dan azizia. Sedangkan, rekomendasi baru tidak ada pembagian kategori dalam kata lain harus disatukan.

Qaisar juga mempertimbangkan untuk mempertimbangkan untuk menyetujui keberangkatan jamaah haji yang gagal dalam mengajukan permohonan lebih dari empat kali.

SA Shukoor, petugas khusus Komite Haji Telangana menyarankan agar tender global diundang untuk mengatur perjalanan udara ke Arab Saudi agar dapat mengurangi biaya tiket pesawat. Ia juga menyarankan agar tradisi mengizinkan jamaah haji berangkat sekali dalam lima tahun harus dipertahankan dan setiap jamaah haji harus diberi 10 liter air zamzam, bukan hanya lima liter.

Redaktur : Endro Yuwanto
Reporter : Retno Ajeng Tejomukti
BERITA TERKAIT