Penerbangan Umrah Palembang-Jeddah Diharapkan Konsisten
Selasa , 14 November 2017, 07:31 WIB

Republlika/Edwin Dwi Putranto
Bandara Palembang

IHRAM.CO.ID, PALEMBANG — Pengelola biro perjalanan ibadah umrah di Palembang, Sumatera Selatan mengharapkan pelayanan penerbangan langsung ke Jeddah bertahan lama atau konsisten sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

Penerbangan perdana yang dilakukan maskapai penerbangan Lion Air langsung dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang ke Bandara King Abdul Aziz, Jeddah sudah pernah dilakukan. "Maskapai Garuda Indonesia pun sudah pernah melakukannya namun tidak bertahan lama karena biayanya masih lebih murah dengan melalui Jakarta," kata Pengelola Travel Umrah dan Haji Khusus Zam Zam Indah Abadi, Irwansyah, di Palembang, (13/11).

"Selain biaya perjalanan ibadah dengan penerbangan langsung Palembang-Jeddah tergolong tinggi, jadwal penerbangannya masih terbatas satu minggu sekali sehingga tidak leluasa dalam mengatur keberangkatan jamaah ke Arab Saudi," ujarnya lagi.

Menurut dia, secara umum pihaknya menyambut gembira adanya penerbangan Lion Air yang melayani rute Palembang-Jeddah, karena bisa memudahkan perjalanan ibadah umrah. Ini karena jamaah yang akan melakukan ibadah umrah, dengan adanya penerbangan langsung Lion Air tidak perlu berganti pesawat dari Palembang transit di Jakarta dan melanjutkan penerbangan internasional dengan maskapai penerbangan asing ke Jeddah.

"Pelayanan perdana ini diiharapkan bisa berlangsung konsisten sesuai dengan jadwal yang ditentukan dan diharapkan pula tarif tiketnya bersaing dengan maskapai penerbangan asing, sehingga travel umrah di Bumi Sriwijaya ini tidak perlu lagi memberangkatkan jamaah melalui Jakarta," ujar Irwansyah.

Sebelumnya Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Sumsel Anton Wahyudi menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Lion Air membuka jalur penerbangan Palembang-Jeddah untuk melayani masyarakat ayang akan melakukan ibadah umrah.

Penerbangan perdana Lion Air langsung dari Palembang ke Jeddah yang dilakukan pada 13 November 2017 dengan jumlah penumpang relatif sedikit 70 orang, pada tahap awal dijadwalkan seminggu sekali dan diupayakan frekuensi penerbangannya lebih sering beberapa kali dalam seminggu sebelum mencapai pelayanan rutin setiap hari.

"Melalui penerbangan langsung itu, selain memberikan kemudahan masyarakat untuk melakukan perjalanan ibadah umrah, juga bisa digunakan pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan kegiatan travel umrah serta mencegah penipuan atau batal berangkat," kata Anton.

Redaktur : Muhammad Subarkah
Sumber : antara
BERITA TERKAIT