Siapkan Obat dan Pakaian Hangat Saat Umrah di Musim Dingin
Kamis , 07 December 2017, 15:28 WIB

Arab news
musim dingin di Arab Saudi

IHRAM.CO.ID, JAKARTA --  Asosiasi Penyelenggara Haji Umroh dan In-Bound Indonesia (Asphurindo) mendorong calon jamah umrah pada musim dingin menyiapkan obat dan pakaian.

"Bagi yang punya penyakit pernafasan, siapkan obat, dan pakaian penghangat badan, "kata Ketua Asphurindo Syam Resfiadi kepada Republika, Rabu (6/12).

Calon jamaah umrah yang beribadah pada Desember hingga Februari akan merasakan musim dingin. Dengan demikian, penting bagi calon jamaah berkonsultasi pada dokter ihwal obat-obatan yang dibutuhkan. Menurut dia, calon jamaah juga perlu mempersiapkan pakaian dengan kondisi cuaca dingin yang disebabkan hujan dan angin.

Syam mengusulkan calon jamaah yang memiliki penyakit atau alergi dingin, sebaiknya memilih waktu dengan pertimbangan kondisi cuaca. Namun, apabila terpaksa berangkat pada muslim yang tak sesuai dengan kondisinya, maka calon jamaah harus memproteksi badan, baik dari dalam maupun luar.

Syam beranggapan pilihan waktu yang sesuai untuk kondisi masyarakat Indonesia, yakni antara Obtober hingga November dan Februari hingga Mei. Ia menyebut suhu udara pada bulan itu cocok dengan kondisi orang Indonesia. Sementara pada Juni hingga September, suhu udara terlalu panas.

"Jangan terlalu panas, dan jangan terlalu dingin,," ujar Syam.

Kendati demikian, ia meyakini kondisi cuaca tak mengganggu kegiatan ibadah jamaah umrah di Tanah Suci. Menurut dia, kendala muncul ketika jamaah mulai stres dan berpikiran negatif sehingga membuat kegiatan ibadahnya tak nyaman.

Redaktur : Muhammad Subarkah