Pemkab Banyuwangi Umrahkan Dua Petugas Kebersihan
Selasa , 12 December 2017, 05:56 WIB

Antara
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (kiri).

IHRAM.CO.ID, BANYUWANGI —-  Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur mengumrahkan dua petugas kebersihan untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci Makkah.

Pelepasan dilakukan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, akhir pekan lalu, dalam acara silaturahim dengan ratusan petugas kebersihan, sekaligus pengumuman kenaikan insentif bagi para petugas kebersihan.

Kedua petugas kebersihan yang sedang beruntung umrah gratis itu adalah Eni Endangwati dan Sumawi. Eni adalah petugas di bank sampah, sedangkan Sumawi adalah petugas pengolah kompos. Mata keduanya berkaca-kaca saat Bupati Anas menyerahkan dua koper besar untuk menunjang ibadah umrah mereka.

"Alhamdulillah, ini pemberangkatan umrah tahun keenam. Banyuwangi rutin memberangkatkan petugas kebersihan umrah ke Tanah Suci. Titip doa ya Pak, Bu, untuk Banyuwangi agar kita semua dimudahkan membenahi kekurangan dan dilancarkan menjalankan program-program," kata Anas.

Ia menjelaskan, setiap tahun Pemkab Banyuwangi mengundi dua petugas kebersihan untuk diberangkatkan umrah. Petugas yang berhak mengikuti undian adalah mereka yang dinilai berkinerja baik.

"Syukur alhamdulillah bisa berangkat umrah, saya tidak pernah menyangka bisa berangkat ke Tanah Suci," ujar Eni.

Saat bersamaan Pemkab Banyuwangi juga mengumumkan kenaikan insentif petugas kebersihan. "Ini bentuk apresiasi, yang sebenarnya juga belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan jasa petugas kebersihan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat," ujar Anas.

Peran petugas kebersihan, kata Anas, sangat luar biasa. Sekarang Banyuwangi juga banyak dikunjungi orang, jadi kebersihan harus benar-benar diperhatikan. "Hormat untuk bapak-ibu semua," tutur Anas.

Anas menambahkan, pihaknya menyiapkan program kewirausahaan bagi petugas kebersihan. "Kan bapak ibu tidak mungkin bekerja sebagai petugas kebersihan terus. Apalagi sehari kerjanya empat jam, waktu lainnya harus digunakan berwirausaha meski kecil-kecilan. Kami siapkan program itu," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Banyuwangi Khusnul Chotimah menambahkan Pemkab Banyuwangi menaikkan insentif tenaga kebersihan menjadi Rp1 juta dari sebelumnya Rp750.000 setiap bulan. Total petugas kebersihan di kabupaten tersebut sebanyak 514 orang.

Mereka bekerja empat jam dalam sehari, yaitu pagi dan sore, masing-masing dua jam. Para petugas kebersihan kini juga telah memiliki asuransi kesehatan, jaminan kematian, dan jaminan hari tua.

"Mereka mendapat pengobatan gratis apabila sakit, santunan apabila terjadi kecelakaan kerja, dan pesangon saat pensiun," ujar Bupati Anas.

Redaktur : Muhammad Subarkah