Kayu Bakar Tetap Jadi Bagian Kehidupan Warga Madinah
Jumat , 29 Desember 2017, 17:19 WIB

Arab news
musim dingin di Arab Saudi

IHRAM.CO.ID, MADINAH -- Meskipun teknologi sudah berkembang, kayu bakar tetap menjadi bagian dari kehidupan warga di Madinah selama musim dingin. Dilansir dari Arab News, Jumat (29/12), selama musim dingin inilah, pasar kayu bakar dan batu bara muncul di Madinah.

Seorang pedagang kayu bakar dan batu bara, Owieteq Al-Tarjami, mengatakan konsumsi kayu bakar semakin meningkat di banyak wilayah Kerajaan, seperti Riyadh, Provinsi Timur dan Madinah. Menurut Al-Tarjami, harga kayu bakar dibanderol cukup masuk akal, yakni mulai dari 40-600 Saudi Riyal (11-160 dolar) untuk satu truk, tergantung jenis kayunya.

Penjual kayu bakar lainnya, Mohammed Al-Awfi, mengeluhkan soal kayu bakar yang langka karena larangan penebangan kayu dalam rangka melestarikan lingkungan. Dia mengatakan, bahwa banyak pengiriman kayu bakar telah disita oleh perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup, Air dan Pertanian. Al-Awfi mengatakan, jenis kayu bakar terbaik adalah Sumr, Salam dan Ghada. Sebagian besar batu bara, lanjutnya, diimpor dari Indonesia dan beberapa negara Afrika.

Saudi Press Agency (SPA) melaporkan pada 19 November lalu, bahwa Administrasi Umum untuk Urusan Pertanian di Madinah telah menyita sekitar 55 ton kayu bakar dari pusat pasar kayu. Ibrahim Al-Hujili, direktur jenderal Administrasi Umum untuk Urusan Pertanian di Madinah, mengatakan bahwa penyitaan dan tur lapangan itu dilakukan untuk mengendalikan pembalakan liar dan mengikuti peringatan sebelumnya dari Kementerian Pertanian kepada para vendor kayu bakar.

Redaktur : Esthi Maharani
Reporter : Kiki Sakinah