Para Turis Perempuan tak Bisa Berkunjung ke Saudi Sendirian
Ahad , 14 Januari 2018, 14:35 WIB

saudigazette.com
Himbauan turis perempuan yang akan ke Arab Saudi.

IHRAM.CO.ID,  JEDDAH - Komisi Pariwisata dan Warisan Budaya Arab Saudi (SNCTH) menyatakan wanita berusia di atas 25 tahun hanya akan diberikan visa turis untuk mengunjungi negara itu. Ini pun jika mereka adalah bagian dari kelompok turis.

Sebuah tim perwakilan dari kementerian dalam dan luar negeri serta SCTNH telah dibentuk untuk menyusun peraturan dan peraturan untuk menerbitkan visa turis.

Peraturan tersebut menyatakan bahwa perempuan di bawah usia 25 tahun harus didampingi oleh anggota keluarga. Sementara itu wanita di atas usia 25 tahun harus menjadi bagian dari kelompok turis di bawah agen pariwisata bersertifikasi untuk mendapatkan visa turis.

Sedangkan biro pariwisata yang mengatur kunjungan harus mendapat izin dari instansi terkait di negaranya. Begituoun Badan Pariwisata Nasional atau penyelenggara tur dari Arab Saudi harus dilisensikan oleh SCTNH.

Visa akan dikeluarkan saat tanggal, lama tinggal, dan program pariwisata dinyatakan dengan jelas.

Penyelenggara tur yang dilisensi oleh SCTNH harus menerima wisatawan, mengawasi keberangkatan  dan keberangkatan mereka. Selain itu harus menyediakan setidaknya satu pemandu wisata dari  Arab Saudi yang harus berbicara bahasa para wisatawan.

Wisatawan didesak untuk menghormati hukum, adat istiadat dan tradisi setempat.

Penyelenggara tur harus menginformasikan kepada para turis hukum dan tradisi Saudi sebelum mereka berangkat ke  negara itu.

Jika turis hilang selama lebih dari 24 jam, pemandu wisata harus mengajukan laporan orang hilang.

Jika sebuah agen pariwisata membatalkan tur atau meninggalkan 100 atau lebih orang setelah visa dikeluarkan, laporan tersebut akan dilaporkan ke kementerian dalam negeri dan luar negeri, Selanjutnya mereka akan dilarang mengorganisir paket wisata ke Kerajaan Arab Saudi.

Redaktur : Muhammad Subarkah