Ini Kata Abu Tours Soal Penundaan Keberangkatan Jamaah Umrah
Rabu , 17 January 2018, 17:27 WIB

republika/mardiah
Travel haji dan umrah yang ditutup

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Biro perjalanan umrah dan haji Abu Tours mengeluarkan, pernyataan resmi terkait polemik kesulitan memberangkatkan jamaahnya ke tanah suci. Mereka menjelaskan ada perubahan jadwal jamaah pemberangkatan Januari 2018.

Dalam surat bertanggal 15 Januari yang diterima Republika.co.id, Abu Tours meminta maaf pada jamaah. Biro travel yang berpusat di Makassar, Sulawesi Selatan ini menyampaikan perubahan jadwal berangkat karena adanya penyesuaian biaya dengan pajak Arab Saudi sebesar lima persen.

"Solusi yang kami tawarkan pada para jamaah adalah perubahan jadwal berangkat jadi Februari," katanya. Pemberangkatan akan dimulai pada 10 Februari 2018. Abu Tours pun menjamin biaya pajak tidak akan dibebankan pada jamaah.

Semua biaya pajak sepenuhnya ditanggung oleh pihak Abu Tours dan Travel. Dalam surat yang ditandatangani CEO Muh Hamzah Mamba itu, pihak travel menegaskan akan bertanggung jawab penuh dan senantiasa menjaga kepercayaan jamaah.

"Semoga dengan adanya kejadian ini tidak menyurutkan niat jamaah untuk berangkat ke Baitullah," katanya. Permasalahan ini pun dianggap sebagai pembelajaran oleh pihak travel agar menjadi lebih baik.

Menurut Kementerian Agama, ada 27 ribu jamaah yang daftar dalam paket promo Abu Tours. Masalah keterlambatan berangkat merupakan imbas dari harga yang tidak rasional. Mereka disinyalir menjual paket seharga sekitar Rp 14 juta.



Redaktur : Agus Yulianto
Reporter : Lida Puspaningtyas