Pembangunan Embarkasi Haji Kulon Progo Terkendala Lahan
Kamis , 22 Maret 2018, 00:03 WIB

Republika/ Yasin Habibi
Petugas melakukan pemeriksaan calon jamaah haji di embarkasi.

IHRAM.CO.ID, YOGYAKARTA - Pembangunan embarkasi untuk jamaah haji dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah bagian selatan di Kabupaten Kulon Progo sangat diperlukan. Apalagi pada 2019 New Yogyakarta Internasional Airport di Kulon Progo rencananya sudah bisa beroperasi.

Anggota Komisi A DPRD DIY Hamam Muttaqin berharap embarkasi untuk jamaah haji harus sudah mulai dibangun pada 2019 dan pada 2020 sudah harus jalan. "Ada alasan yang sangat memungkinkan untuk ke arah sana," katanya dalam acara pertemuan komisi D DPRD DIY dengan Kanwil Kementerian Agama DIY tentang rencana Pembuatan Embarkasi Haji di DIY, Rabu (21/3).

Pembangunan embarkasi haji di DIY sangat diperlukan karena saat ini embarkasi yang di Donohudan Boyolali sudah sangat penuh dan terlalu jauh bagi jamaah haji dari DIY dan Jawa Tengah bagian selatan. Hamam menambahkan, di Kulon Progo masih banyak lahan. Dia menilai dengan adanya embarkasi bisa membangkitkan ekonomi warga Kulon Progo.

Kepala Seksi Sistem Informasi Haji Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama DIY Imam Khoiri mengatakan sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat. Ke depan jamaah haji dari DIY dan beberapa daerah di Jawa Tengah sisi barat bisa terlayani dengan lebih baik ketika ada embarkasi di Kulon Progo.

"Terkait dengan penganggaran tentu itu bagian dari ikhtiar yang kita upayakan bersinergi dengan Bappenas yang akan mengambil kebijakan terakait dengan alokasi anggaran anggaran yang selama ini untuk membangun," katanya.

Menurut Imam, masalah tanah merupakan salah satu kendala. Di luar Jawa seperti Medan dan Makassar pengadaan tanah tidak menjadi masalah karena area masih luas. Membangun embarkasi memiliki standar tertentu, seperti sirkulasi kloter, penginapan, parkir kendaraan hingga ruang-ruang yang harus disiapkan untuk pemberangkatan haji.

Redaktur : Ani Nursalikah
Reporter : neni ridarineni