Masyarakat Minati Berumrah Saat Ramadhan
Sabtu , 14 April 2018, 12:24 WIB

AP
Jamaah umrah memadati Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Tak terasa satu bulan yang akan datang umat Islam akan memasuki bulan suci Ramadhan. Tak hanya berpuasa, umat Islam juga berlomba-lomba memperbanyak ibadah lain, salah satunya umrah.

Pembimbing jamaah umrah dan haji khusus Travel Maktour dan Travel Perdana Ustaz Teuku Otman Trumay mengatakan umrah di bulan Ramadhan memiliki fadhilah luar biasa. Rasulullah pernah berkata usai melaksanakan haji wada, beliau bertemu dengan seorang wanita, tetapi wanita tersebut terlihat tidak mengikuti haji wada.

Kemudian Rasul bertanya, 'mengapa kau tidak melaksanakan haji wada', lalu wanita itu menjawab, 'bagaimana aku bisa melaksanakan haji wada sedangkan kami hanya memiliki dua unta, satu dipakai suamiku untuk haji bersamamu dan satu lagi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga'. Lalu Rasul memerintahkan dia umrah di bulan Ramadhan karena pahalanya sama dengan haji Tama'i.

"Seperti haji bersamaku," ujar Rasulullah.

Karena fadhilah yang luar biasa, tentu peminatnya pun meningkat saat Ramadhan. Harga paket umrah dan biaya akomodasi saat Ramadhan menjadi lebih tinggi dibandingkan waktu lain.

Diakui Ustaz Teuku, ibadah umrah yang dilaksanakan memang sama seperti bulan-bulan lainnya, hanya saja ganjarannya berbeda. Pahala yang didapat lebih besar, terutama karena berpuasa di Tanah Suci, shalat tarawih pun disana.

Inilah yang membuat banyak orang berlomba-lomba berumrah saat Ramadhan, selain mendapatkan kemuliaan waktu juga kemuliaan tempat. Bagi mereka yang berminat umrah saat Ramadhan tentu harus mendaftar sedini mungkin karena akomodasi di Saudi yang menjadi rebutan saat Ramadhan.

Persiapan Umrah Ramadhan

Bagi umat Islam yang akan melaksanakan di waktu-waktu sekarang harus mempersiapkan fisik prima. Saudi saat ini sudah masuk pada musim panas.

"Bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit seperti asma, sebaiknya taruh obat-obatan di tas kecil yang mudah dibawa-bawa. Jangan menaruh obat-obatan di kabin atau bagasi," jelas dia.

Selain itu, jamaah sebaiknya menggunakan pelembab wajah, jangan memakai sabun wajah karena akan semakin membuat kulit kering yang mengakibatkan kulit terkelupas dan pedih. Karena suhu tinggi dan cuaca yang panasa, bagi mereka yang berkulit normal dan berminyak, akan menjadi kering ketika di Saudi. Semakin sering menggunakan pelembab akan membantu wajah tidak kaku.

Selain itu, persiapan umrah yang paling penting adalah manasik. Manasik merupakan modal awal bagi jamaah umrah untuk melangkah dan melaksanakan kegiatan di Tanah Suci. Mereka harus memiliki bekal yang cukup, terutama tata cara beribadah dan segala hal yang akan dilakukan disana.

"Meraih kemabruran itu harus dengan ilmu dan keikhlasan. Jika niat ada tetapi ilmu tidak ada, maka umrah tidak bisa bernilai ibadah. Kemudian, jika niat dan ilmu ada tetapi keikhlasan tidak ada maka apa yang dilakukan menjadi sia-sia. Tiga hal itu penting untuk mendapat ridha Allah SWT," jelas dia.

Redaktur : Ani Nursalikah
Reporter : Ratna Ajeng Tejomukti
BERITA TERKAIT