Dada Bergemuruh Menungu Wukuf di Arafah
Jumat , 09 September 2016, 11:47 WIB

Republika/Muhammad Subarkah
Seorang petugas menyiapkan tenda di Arafah.

Sekarang ini jamaah haji mulai bersiap pergi ke Arafah untuk melakukan wukuf. Beberapa rekan yang kini tengah berhaji itu pun sudah banyak mem-posting foto kegiatan mereka ketika 'melakukan peninjauan awal' ke tempat itu. Dalam banyak foto, terlihat tenda mulai didirikan dan para pekerja tengah sibuk menuntaskan berbagai hal yang terkait penyempurnaan fasilitas wukuf, seperti tenda, menyiapkan toilet, mengecek ketersediaan air bersih, pendingin udara, dan lainnya.

''Mohon restunya. Doakan kami sehat dan teman-teman bisa menyusulnya,'' kata Helmi Asrori, seorang jamaah haji asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Pebisnis batik ini pun sudah mengunggah foto dirinya di media sosial yang tengah berjalan-jalan di sekitar area Jamarat, Mina.

Bagi yang pernah berhaji, berangkat ke Arafah memang membuat hati berdebar-debar. Dada pun ikut bergemuruh. ini karena semua calon haji pun tahu bahwa melakukan wukuf di Arafah adalah menjadi penentu sah tidaknya haji mereka. ’’Haji adalah (melakukan) wukuf di Arafah,’’ begitu penegasan firman Allah Swt dalam Alquran. Maka, bila tidak melakukan wukuf, siapa pun itu tak bisa disebut telah berhaji. Kepergian ke Makkah hanya bisa disebut melakukan umrah.

Pada saat yang bersamaan, perasaan batin pun pada saat itu campur aduk: antara senang, takut, dan pasrah. Senang karena akan melakukan wukuf di Arafah. Takut karena begitu banyak orang yang berangkat bersamaan ke tempat yang suhu di siang hari bisa mencapai 50 derajat celcius itu. Pasrah karena yakin bahwa Allah Swt akan selalu menyertai dalam setiap takdir manusia.

Suasana Makkah yang sangat padat juga memengaruhi perasaan jamaah. Menjelang puncak haji, di setiap penjuru kota mulai terdengar sirene mobil ambulans mulai meraung-raung selama 24 jam. Di sekitar Mina, misalnya, sudah terlihat aparat keamanan. Para petugas layanan jamaah yang berasal dari kalangan muda pramuka Arab Saudi juga sudah berada di jalanan untuk ikut mengatur arus kendaraan.



Redaktur : Muhammad Subarkah