Menjadi Miliaran Kunang-Kunang yang Bermandi Cahaya Illahi di Arafah
Ahad , 11 September 2016, 08:49 WIB

Ribuan umat Islam menyemuti Jabal Rahmah di Padang Arafah, Makkah, Senin (14/10). (Republika/Yogi Ardhi)

Malam nanti, kecuali yang sakit, seluruh calon haji asal Indonesia sudah berada di padang Arafah untuk bersiap melakukan wukuf. Tenda-tenda semenjak semalam sudah mulai terisi. Tungku di dapur makanan sudah mulai menyala untuk memasak air, karena makanan akan disediakan melalui jasa katering. Arafah yang pada hari-hari biasa sunyi sepi, berubah hiruk-pikuk, bahkan sangat hiruk pikuk.

Perjalananan menuju Arafah juga tak kalah menegangkan. Meski jamaah asal Indonesia relatif datang lebih dulu dari calon jamaah haji dari negara lain, bayang-bayang kemacetan lalu lintas mulai menghantui. Jarak Makkah–Arafah yang sekitar 13 Km akan menjadi batu ujian pertama.

Saat itu pengamanan sangat ketat. Di sepanjang jalan pasukan keamanan Kerajaan Saudi Arabia sudah memasang aneka pos pemeriksaan. Semua mobil pasti akan diperiksa. Bila ada mobil pribadi yang akan masuk ke Arafah, akan ditanyai dan dicek kelengkapan dokumennya. Hanya mobil yang bertanda dan berizin khusus yang bisa masuk ke area wukuf.


Redaktur : Muhammad Subarkah