Empat Hari Jamaah di Makkah, Linjam Tangkap 35 Penyusup
Rabu , 09 Agustus 2017, 17:14 WIB

Nashih Nashrullah/Republika
Suasa Pelataran Masjid al-Haram, Makkah

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Keberadaan jamaah haji Indonesia selalu menjadi incaran oleh oknum-oknum mukimin yang tidak bertanggung jawab. Sejak jamaah pertama Madinah tiba di Makkah pada 6 Agustus lalu, hingga Rabu (9/8), Divisi Perlindungan Jamaah (Linjam) daerah kerja (Daker) Makkah telah menangkap 35 penyusup dari oknum mukimin ke pemomondokan jamaah yang tersebar di berbagai sektor.

Kepala Divisi Perlindungan Jamaah Linjam Daker Makkah, Rijal Kani, mengatakan para penyusup tersebut memasuki pemondokan tanpa berkoordinasi dengan Linjam di sektor setempat. Di antarnya ada yang ditangkap saat di sektor dua, lima, enam, dan delapan.

“Mereka ini oknum mukimin, yang menawarkan jasa dorong kursi roda,” kata dia di Kantor Daker Makkah, Rabu (9/8) seperti dilaporkan wartawan Republika.co.id, Nashih Nashrullah, dari Makkah, Arab Saudi.  

Dia mengakui memang niatnya baik membantu jamaah, tetapi caranya tanpa berkoordinasi jelas salah. Sebab bagaimanapun jamaah berada di bawah tanggungjawab petugas di Kantor Misi Haji Indonesia. “Silakan bantu jamaah tapi koordinasi dan tanggungjawab,” kata dia. Ini mengingat sejumlah oknum tersebut justru lebih banyak merugikan dan menelantarkan jamah.  

Terkait dengan aksi penyusupan tersebut, kata dia, pihaknya akan mengintensifkan pengamanan tiap sektor pemondokan jamaah haji. Pihaknya meminta pihak pengamana hotel untuk mengidentifikasi tiap pendatang liar, terutama memastikan identitas yang melekat seperti gelang jamaah haji.

Beberapa pelaku yang tertangkap sudah dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan tak menuntup kemungkinan jika terjadi pelanggaran berat, pihaknya akan membawa pelaku ke pihak berwajib Arab Saudi.

Kepala PPIH Daker Makkah, Nasrullah Jasam mengimbau jamaah waspada adanya penyusup dengan modus antara lain penyewan kursi roda liar yang masuk ke hotel. Dia menyebutkan beragam cara ditempuh para oknum tersebut agar bisa menyusup ke hotel jamaah haji.

 

Redaktur : Gita Amanda
Reporter : Nashih Nashrullah