Minim Fasilitas, Tapi Pesona Al-Shafa 'Magnet' Bagi Pelancong
Sabtu , 04 November 2017, 09:04 WIB

saudigazette.com
Al=Shafa

REPUBLIKA.CO.ID, Al-Shafa merupakan resort wisata yang mempesona dengan pegunungan tinggi dan diselimuti oleh kebun-kebun para junipers. Terletak di sebelah barat daya Taif, daerah ini menghasilkan berbagai buah dan sayuran. Bahkan, Al-Shafa menjadi salah satu resort musim panas terbaik di negara ini sehingga banyak orang dari dalam kerajaan dan luar negeri mengunjungi Al-Shafa.

Dilansir dari Saudi Gazette, kota ini berada 2.000 meter di atas permukaan laut dan berpenduduk 120 ribu jiwa. Memiliki iklim dingin dengan suhu di musim panas yang berkisar antara 16 hingga 22 derajat celcius. Meskipun popularitasnya sebagai pusat wisata, Al-Shafa tidak memiliki beberapa layanan dasar termasuk persediaan air.  Anggota Dewan Kota Taif mengungkapkan kekurangan layanan di Al-Shafa.

"Layanan semacam itu penting untuk menarik lebih banyak turis. Tuhan telah memberkati Al-Shafa dengan keindahan alaminya. Kami melihat adanya peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke resort ini, "kata Ibrahim Bin Fadil Al-Sufyani, seorang anggota dewan kota (3/11).

Mengacu pada masalah yang dihadapi Al-Shafa, Al-Sufyani mengatakan, perlu jaringan air untuk memasok air minum. Wisatawan harus bergantung pada air kemasan yang disediakan oleh belanjaan. "Sayuran harus dilindungi dari efek berbahaya air limbah. Selain perluasan jalan lingkar, pembangunan jalan paralel sangat penting," katanya.

Ali Alaiwi, Kepala Pembangunan Sosial, menggambarkan Al-Shafa sebagai salah satu tempat wisata paling menarik di Taif yang berjarak 200 km dari Jeddah. "Kurangnya layanan dasar telah mencoreng citra Al-Shafa. Kita harus tahu bahwa sejumlah besar wisatawan dari negara-negara Teluk mengunjungi tempat ini," katanya.

Al-Shafa dikenal dengan hutan lebat dan lahan pertaniannya yang luas yang menghasilkan berbagai jenis buah dan sayuran. Al-Shafa membutuhkan antara lain layanan perbankan dan posko Bulan Sabit Merah. "Hanya ada satu ATM di seluruh area. Warga dan wisatawan memiliki waktu yang sulit setiap kali mesin macet dan ini meninggalkan kesan buruk di benak pengunjung," ungkapnya.

Alaiwi mendesak, Komisi Saudi bidang Pariwisata dan Warisan Nasional serta kotamadya Taif untuk mengembangkan resor wisata di Al-Shafa seperti gunung Daka, Talhat, Dighazal dan Bani Omar, karena keindahan alam dan iklimnya yang menyehatkan.




Redaktur : Agus Yulianto
Reporter : Mgrol97
BERITA TERKAIT