Uji Coba Kereta Api Haramain Jeddah-Makkah Berjalan Sukses
Selasa , 21 November 2017, 08:40 WIB

saudigazette.com
Peta jalur kereta api haramain.

IHRAM, JEDDAH / MAKKAH - Kereta Haramain High Speed ​​melakukan uji coba pertama antara Jeddah dan Makkah pada hari Senin lalu (20/11).

Kereta tersebut berangkat Senin pagi dari Stasiun Pusat Jeddah di Al-Sulaimaniah dan tiba di stasiun Al-Rusaifah, 3,5 kilometer dari Masjidil Haram.

Ikut dalam perjalanan itu Emir Provinsi Makkah Pangeran Khaled Al-Faisal. Dia didampingi oleh wakilnya Pangeran Abdullah Bin Bandar dan   Menteri Transportasi Nabeel Al-Amoudi.

Pangeran Khaled Al-Faisal mengucapkan selamat kepada Putra Mahkota Muhammad Bin Salman, wakil perdana menteri dan menteri pertahanan, atas keberhasilan proyek tersebut untuk kepentingan Dunia Islam. Ini bertujuan untuk melayani peziarah haji dan umrah serta warga.

"Saya mengucapkan selamat kepada Putra Mahkota Muhammad Bin Salman atas pencapaian ini dan atas upaya Kerajaan Arab Saudi untuk melayani Islam dan Muslim dan pembangunan berkelanjutan negara ini dari sejarah awalnya hingga saat ini," kata Pangeran Khaled, sepert dilansir Saudigazette.com.

Dia mengatakan bahwa wilayah Makkah membutuhkan lebih banyak kereta untuk menghubungkannya dengan Jazan, Taif, dan Najran.

“Perjalanan kereta api 21 menit antara Makkah dan Jeddah bertujuan untuk mendukung transportasi peziarah. Segala masalah perkeretaapian ini akan selesai pada awal tahun depan,” kata Menteri Transportasi Al-Amoudi.

Ke depan, kereta tersebut akan dihubungkan dengan jalur kereta api lain dan ke Jeddah.

Panjang rel kereta api sepanjang 450 kilometer ini memiliki lima pemberhentian dalam jaringannya mulai dari Makkah, Jeddah, Bandara Internasional King Abdulaziz, Raja Abdullah Economic City di Rabigh, dan Madinah.

Ini bertujuan untuk mengangkut 60 juta penumpang setiap tahunnya.

Kereta berkecepatan tinggi menempuh jarak 300 km / jam. Ini akan mulai beroperasi pada tahun 2018 dan berencana untuk terhubung dengan jalur kereta api Makkah.

Redaktur : Muhammad Subarkah
Sumber : saudi gazette
BERITA TERKAIT