Inilah Tempat Kunjungan Peziarah Haji dan Umrah di Makkah
Selasa , 28 November 2017, 08:50 WIB

Angga Irawan
Suasana mataf saat ini ketika ada renoasi saluran air sumur Zamzam, di Masjidil Haram, Makkah.

1. KA’BAH & MASJIDIL HARAM


Tempat ini adalah tujuan utama orang ketika melakukan umrah atau haji. Namun untuk saat ini hingga menjelang Ramadhan 2018, kondisi tempat tawaf tidak begitu nyaman karena ada proyek perbaikan instalasi pengelolaan air sumur Zamzam.

Namun, sebenarnya proyek perluasaan Masjidil Haram masih akan berlangsung hinga 2030. Untuk tahap pertama, perlauasaan dan pembangunan masjid ini telah usai. Kapasitas untuk melakukan tawaf misalnya sudah bertambah hingga 4 kali lipat dari sebelumnya.

2. JABAL TSUR
Bukit ini terletask sekitar % Kilo meter dari Makkah. Di bagian atas bukit ada sebuah gua yang dahulu oleh Rasullah SAW dipakai sebagai tempat bersembunyi dari kejaran kafir Quraisy ketika hendak melakukan hijrah ke Madinah.

3. ARAFAH – MUZDALIFAH – MINA


Wilayah Afarat adalah sebuah lahan padang pasir terbuka yang terletak sekitar 20 Km dari Makkah. Di sinilah proesesi puncak haji berlangsung. Pada hari biasa hanya merupakan wilayah kosong tak berbepnghuni. Namun, pada waktu puncak haji jutaan orang berkemah di sini. Tanpa melakukan wukuf di Arafaah maka seseorang tidak bisa dinyatakan telah menunaikan ibadah haji.

Selesai melakukan wukif pada malam harinya jamaah haji bergerak ke Muzdalifah untuk beristirahan dan mengambil batu guna melempar jumrah di Mina. Sesampai di Mina mereka menginap selama tiga hari untuk melempar jumrah. Sama di Arafah, suasana di Muzdalifah dan Mina hanya ramai ketika musim puncak haji tiba. Selain hari itu maka wilayah itu hanyalah sebuah lahan padang pasir yang tak beprenguni.

4. JABAL RAHMAH


Jabal Rahmah adalah bukit batu di Padang Arafah yang terletak sekitar 25 km sebelah tenggara kota Makkah. Di puncak bukit tersebut terdapat tugu putih yang dibangun untuk mengenang peristiwa pertemuan  Nabi Adam AS dan Hawa.

Di atas bukit itu ada sebuah tugu. Dan biasanya jamaah ingin naik ke atas untuk mencapai tugu dan melihat suasana padang Arafah dan daerah sekitarnya.

5. GUA HIRA


Gua Hira adalah sebuah gua kecil di Jabal Nur yang letaknya sekitar 5 km di sebelah utara Kota Makkah. Tinggi Jabal Nur kira-kira 200 meter dan dikelilingi gunung dan bukit batu batu. Para peziarah harus naik ke atas dengan berjalan kaki menapaki undakan tangga.

Waktu terbaik untuk berziarah adalah pada waktu malam atau pagi hari. Dari atas gua maka pemandangan kota Makkah bsa dinikmati secara leluasa. Tak jauh dari tempat itu ada sebuah plaza yang di sana terdapat restoran ayam goreng Arab Suadi yang terkenal Al Baik. Untuk ukuran perut orang Indonesia, satu porsi ayam goreng Al Baik, bisa dimakan untuk dua orang.

Di Gua Hira inilah wahyu pertama (Q.S. AL-’alaq 1-5) turun kepada Rasulullah SAW.

6.  Rumah nabi ( Daar Maulid)

Lokasi rumah nabi terletak tak jauh dari Masjidil Haram atau kini  terletak tak jauh dari terminal Bab Ali. Dulu di lokasi ini ada pasar legendaris yakni Pasar Seng. Jarak rumah nabi hanya sekitar 200  meter dari Masjidil Haram.

Rumor ini berbentuk bangunan rumah beton yang terlihat mencolok karena berada di dekat pelataran Masjidil Haram yang luas. Sejumlah laskar berjaga di sini untuk menjaga para peziarah yang datang mengunjunginya.

7. MUSEUM HARAMAIN

Museum Haramain terletak di pinggiran kota Makkah. Museum ini menyimpan benda-benda peninggalan dari dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.  Di sana ada potongan kiswah, replika sumur zamzam, repilkaKa’bah dan Hajar Aswad, timba sumur zamzam, pintu Ka;bah, dan berbagai pernak-pernik koleksi lainnya.
 
8. MASJID JIN

Masjid Jin adalah sebuah masjid yang letaknya di kampung Ma’la, tak jauh dari pekuburan kota Makkah. Disebut Masjid jin, karena disitulah dahulu para jin bersumpah, mengakui bahwa Muhammad SAW adalah Rasulullah.

Redaktur : Muhammad Subarkah
Sumber : dari berbagai sumber
BERITA TERKAIT