Terry Putri Terharu Produk Busananya Dipakai di Tanah Suci
Sabtu , 20 January 2018, 19:31 WIB

Republika/Indira Rezkisari
Terry Putri

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Menjajal peruntungan dengan membuka toko perlengkapan ibadah haji dan umrah rupanya sempat membuat Terry Putri terharu. Perasaan itu muncul bukan karena merasa sedih, namun karena alasan lain. Yaitu saat melihat pelangganya mengirim foto mereka saat mengenakan produk miliknya di Tanah Suci.

"Aku jadi terharu kalau dikirimi foto mereka karena apa yang aku jual bisa mendukung ibadahnya di Tanah Suci," tutur wanita yang dikenal sebagai presenter ini kepada Republika.co.id, Sabtu (20/1).

Wanita yang hampir dua dekade malang melintang di dunia hiburan ini menuturkan, calon jamaah umrah yang baru pertama kali berangkat kadang tidak tahu hal-hal kecil apa yang dibutuhkan selama beribadah di tanah suci. Berdasarkan pengalamannya, jamaah umrah perlu menyiapkan sepatu yang lentur dan kuat sehingga nyaman dipakai berjalan.

Selain itu, tas yang besar untuk memasukkan sepatu juga perlu agar tidak repot ketika masuk masjid.

"Barang-barang itu termasuk produk yang kita jual. Memang di sana (Makkah dan Madinah) ada yang menjual tapi pilihannya tidak banyak. Alangkah baiknya disiapkan sejak sebelum berangkat," ungkapnya.



Terry menerangkan, ia berusaha menjual produk yang nyaman dipakai di tengah kondisi cuaca Makkah dan Madinah yang ekstrem. Ia harus bekerja ekstra demi menemukan material yang nyaman digunakan selama umrah, baik untuk produk busana maupun perlengkapan lainnya.

"Di sana kan kalau panas ya panas banget dan berangin, tapi kalau dingin ya dingin banget. Jadi tantangannya di situ, menemukan bahan yang cocok," kata Terry.

Kendati sudah menjalankan toko perlengkapan umrah dan haji, ia masih belum berfikir untuk merambah bisnis biro travel umrah sebagaimana yang sedang marak saat ini.

"Nanti kalau ada jalannya dan Allah izinkan ya akan mencoba. Tapi saat ini saya menjalankan apa yang bisa saya jalankan dulu. Apalagi bisnis travel umrah banyak godaannya, contohnya banyak kasus penyelewengan dana seperti yang sudah terjadi," jelasnya.

Redaktur : Hazliansyah
Reporter : Christiyaningsih