Siti Khomsah Merasa Dipukuli Saat Haji
Jumat , 20 Januari 2017, 17:30 WIB

Reuters/Fahad Shadeed
Kabah

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Siti Khomsah mendapat hidayah setelah dua kali berangkat haji. Perempuan kelahiran 1947 ini mengaku memiliki pengalaman berharga yang mengubah hidupnya.

Pertama kali berangkat haji tahun 1997 bersama suaminya, namun ketika itu Siti masih terpaksa ke Tanah Suci. Awalnya, niatan Siti ke Tanah Suci untuk menemani suami memaksanya ikut.

Tiba di Makkah, hatinya merasa biasa saja. Juga ketika dia melihat Ka’bah.

Saat itu, Siti selalu merasa berat shalat di Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi. Pikirnya, shalat di dua masjid suci selalu dengan bacaan panjang sehingga akan melelahkan.

“Sebenarnya di hati saya sempat takjub dengan keindahan dan sejarah-sejarah di Tanah Suci. Tapi hati saya selalu mengingkari dan sombong,” kenang dia saat berbincang dengan republika.co.id.

“Dahulu saya selalu bertanya dalam hati, apa iya seperti itu? ah saya rasa tidak mungkin? Selalu seperti itu di hati saya,” Ungkapnya.

Hal lain yang dikeluhkan Siti berlanjut soal makanan. Ia selalu mencela makanan khas Timur Tengah yang identik dengan olahan kambing. Anehnya, meski Siti siasati dengan membawa masakan Indonesia tetap saja berbau kambing.

“Saya sampai mengeluh ke ustaz, kenapa saya terus mencium bau kambing,” kenangnya.
Oleh ustaz pembimbingnya, Siti diminta tobat. Meski sudah istigfar, ia tetap mencium bau kambing hingga selesai pelaksanaan haji.

Redaktur : Agung Sasongko
Reporter : mgrol86