Doa Kepala Suku di Depan Ka'bah
Ahad , 20 August 2017, 12:34 WIB

Dok. AFKN
tas dan perlengkapan haji yang diserahkan kepada 30 kepala suku.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Ibrahim, kepala suku asal Sorong, Papua Barat tak menyangka bisa berangkat haji tahun ini. Dengan mengucap rasa syukur, Ibrahim berharap akan lebih banyak lagi kepala suku di Papua dan Papua Barat berangkat haji.

"Alhamdulillah," kata Ibrahim penuh syukur.

 Ibrahim bersama 30 kepala suku asal Papua atas undangan Kedutaan Saudi Arabia di Jakarta akan diberangkatkan haji, Senin (21/8). Sebelumnya, Ibrahim dan 30 kepala suku berpamitan dengan Wakil Presiden, Jusuf Kalla di Jakarta.

Ibrahim menuturkan, panggilan haji ini merupakan bentuk nikmat yang luar biasa dari Yang Maha Kuasa. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Al Fatih Kaffah Nusantara yang sudah membantunya menfasilitasi undangan kedutaan.

"Luar biasa AFKN, saya bersyukur," kata dia.

Setelah mendapat kabar untuk berangkat haji, Ibrahim dan 30 kepala suku lainnya tiba di Jakarta setelah perjalanan melelahkan dari Papua. Tiba di Jakarta, mereka melaksanakan manasik haji, Hal yang pertama kali mereka ikuti.

Perasaan gugup dialami kepala suku saat mengikuti manasik. " Memang kami harus banyak mendengar tahapanya. InsyaAllah siap," kata dia,

Tidak ada persiapan khusus bagi Ibrahim untuk melaksanakan haji, Ia hanya bermodalkan doa restu keluarganya di Papua. Juga bimbingan Ustaz Fadhlan Gharamatan yang nanti akan mendampingi 30 kepala suku.

Ibrahim dan kepala suku lainnya begitu bersemangat mengikuti tahapan manasik, Termasuk ketika mereka belajar mengenakan pakaian ihram. Lagi-lagi, perasaan gugup melanda para kepala suku. Namun, dengan cepat Ustaz Fadhlan segera menghilangkan rasa gugup itu dengan guyonannya.

"Memang gampang-gampang susah pakai ini pakaian ihram," kata dia,

Ditanya, doa apa yang akan dipanjatkan ketika berada di depan Kabah, Ibrahim mengatkan, dirinya mendoakan keluarga dan warga Papua agar menyusulnya ke rumah Allah.

"Saya doakan keluarga dan masyarakat Papua untuk dimudahkan dalam melaksanakan haji. Juga kepada pemerintah agar memudahkan warga Papua pergi haji," kata dia.

Redaktur : Agung Sasongko