Tips Menghindari Penyakit Mata Saat Berhaji
Rabu , 16 Agustus 2017, 15:16 WIB

AP
Jamaah haji mengenakan pelindung kepala dan wajah guna menghindari dari teriknya matahari dan debu di Makkah, Arab Saudi (Ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Kondisi udara dan cuaca yang panas kering di Tanah Suci, bisa menyebabkan gangguan pada mata. Saudi Ophtjalmology Society (SOS) menyampaikan, hal ini tidak bisa diabaikan atau disepelekan begitu saja oleh para jamaah.

SOS memperingatkan jamaah terhadap infeksi mata yang bisa mengganggu pelaksanaan ibadah haji. Sehingga beberapa hal dinilai perlu diperhatikan sebagai langkah pencegahan.

Salah satu infeksi mata yang sering diderita jamaah haji adalah conjunctivitis yang disebabkan oleh paparan debu dan sinar terik matahari. Gejalanya meliputi mata merah, meningkatnya produksi air mata dan rasa panas terbakar di area mata.

Dilansir Al-Arabiya, Kepala komite kesadaran publik SOS, Ohood Owaidha menyampaikan cara mencegah conjunctivitis adalah dengan sering-sering mencuci muka. Jika sudah merasakan gejala, maka kompres mata dengan air dingin dan selalu gunakan kacamata tabir surya.

Jika gejala ini tidak hilang dalam satu dua hari maka jamaah harus mendatangi fasilitas medis terdekat. Selain conjunctivitis, glaukoma juga salah satu penyakit yang sering dihadapi jamaah.

Owaidha mengatakan, penderita harus rajin dan ketat pada aturan minum obat. Jamaah yang sudah pernah operasi mata sebelumnya harus selalu memakai pelindung mata untuk mencegah pembengkakan.

Satu gangguan mata lainnya adalah sindrom mata kering yang paling sering dialami jamaah. Ini terjadi karena mata kekurangan cairan, paparan sinar matahari berlebih dan tidak terlindungi. Mata akan memerah dan iritasi.

Owaidha menyarankan agar jamaah dengan mata kering untuk tidak memakai lensa kontak dan sering-sering menangis. Gunakan pula kacamata hitam dan cairan pelumas atau obat tetes mata.





Redaktur : Agus Yulianto
Reporter : Lida Puspaningtyas