Mau Beli Oleh-Oleh Haji di Tanah Abang? Perhatikan Hal Ini
Rabu , 06 September 2017, 22:26 WIB

Republika/ Wihdan Hidayat
Pembeli memilih oleh-oleh haji di Toko Amanah, Tanah Abang, Jakarta, Selasa (5/9).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pasar Tanah Abang jamak dikenal sebagai salah satu tempat favorit untuk berburu oleh-oleh haji. Salah sorang penjual oleh-oleh haji di Blok F, Pasar Tanah Abang, Fathur Rohman (33) mengungkapkan beberapa hal yang perlu diperhatikan para pemburu oleh-oleh haji. Itu tak lain karena Pasar Tanah Abang selalu menjadi alternatif para pemburu oleh-oleh, saat musim haji.

Permasalahan pertama yang perlu diperhatikan adalah tanggal kadaluarsa dari produk-produk yang dibeli. Karena, beberapa macam oleh-oleh seperti air zam-zam, cokelat dan kurma yang sudah dikemas, sudah pasti ada tanggal kedaluwarsanya. "Waspada tanggal expired-nya," ucap Fathur kepada Republika.co.id saat ditemui di tokonya, Rabu (6/9).

Selain itu, para konsumen juga harus mewaspadai pedagang yang curang. Sebab, ungkap Fatur, tidak sedikit pedagang di Pasar Tanah Abang yang berlaku curang demi melancarkan usahanya.

Seperti contoh, dalam menjual buah kurma, tidak sedikit pedagang yang memajang buah yang bagus di permukaan, sementara di bagian dalam tumpukan, disimpannya buah-buah yang kualitasnya jelak. Maka dari itu, Fatur mengingatkan para pembeli untuk selalu melakukan pengecekan terhadap produk-produk yang dibelinya.

"Di Tanah Abang itu ada juga yang bermain, jadi atas bagus, bawah jelek itu banyak. Jadi waspada di situ, ditengok atas dan bawahnya juga," terang Fatur.

Pria asal Demak itu kemudian mengingatkan pembeli untuk tidak tergiur dengan harga murah. Karena, produk yang harganya murah, tetapi kualitasnya tidak bagus, selain berpengaruh dalam rasa, juga berpengaruh dalam ketahanan.

"Jenis kurma misalnya jangan dipandang yang murah harganya. Terus air zam-zam harus jelas sabab dan musababnya, labelnya seperti dari PT apa, cargonya apa, tanggal pengeluarannya," ucap Fatur.



Redaktur : Dwi Murdaningsih
Reporter : Dadang Kurnia