Belanja Haji Oh Belanja
Selasa , 19 September 2017, 11:06 WIB

Bus salawat yang mengangkut jamaah ke Masjidil Haram maupun pergi belanja.

Belanja memang jadi menu orang Indonesia. Ketika pulang semua koper menggendut tinggi. Orang Arab sangat mengerti kebiasaan orang indonesia beli oleh-oleh. Walaupun yg berjualan, biasanya orang Bangladesh yang sengaja berjualan ketika haji.

"I will go back to bangladesh by plane.'' Dia menggerakkan tangan seperti pesawat yg akan terbang. Menjelajah tanah Arab untuk mencari rejeki rupanya sudah jadi hal yang rutin.

Ada beberapa tips untuk kaum hawa semoga berguna untuk urusan belanja

1. Beli ketika sudah banyak orang pulang. Karena saya kloter terakhir. Hari-hari sepi adalah hari yang menyenangkan. Karena harga sudah dibanting. Mereka bahkan memanggil-manggil kita datang "Hayo. Hayo lihat dulu. Harga murah". Kemarin-kemarin boro-boro dipanggil ketika ‘fannya’ banyak.

2. Beli yang kira-kira tidak ada di Indonesia.

3. Yang terakhir sst... beli saja di Tanah Abang. Tapi, jangan ketahuan tetangga. Harga 1 buah sajadah kecil yang hanya untuk kepala hanya 16.500, Tasbih kecil hanya Rp 3.000. Belanja di sini aman dan  tidak pakai ketakutan over bagasi pula.

Jadi benar kata Gus Dur: Gitu aja kok repot…!

 

*Susanti Zarman, jamaah haji KBIH Daruut Tauhid Jakarta.

Redaktur : Muhammad Subarkah