Jamaah Haji Diminta tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
Selasa , 19 September 2017, 20:03 WIB

Republika/Nashih Nashrullah
Ratusan botol mineral berisikan zamzam tersisir dari koper jamaah haji dan akan dibuang percuma

IHRAM.CO.ID, MADINAH -- Kepala Daerah Kerja Madinah Amin Handoyo meminta jamaah haji Indonesia tidak membawa air zamzam di dalam koper. Sesuai aturan penerbangan, jamaah dilarang membawa air zamzam dalam koper.

Jika terdeteksi jamaah membawa air zamzam, petugas tidak segan-segan membongkar koper dan menyitanya. Pembongkaran koper ini tentu saja akan memperlambat proses pemulangan jamaah di bandara.

"Petugas terus melakukan sosialisasi soal barang bawaan yang dilarang. Selebaran juga sudah dibagikan ke jamaah," kata Amin saat ditemui di Madinah, Selasa (19/9).

Sebelum berangkat, koper bawaan jamaah akan diperiksa ketat. Barang bawaan yang melebihi aturan akan dikeluarkan.

Karena itu, Amin mengimbau barang bawaan jamaah yang melebihi berat yang ditentukan dikirim melalui jasa kargo. Penimbangan koper jamaah haji gelombang dua di Madinah mulai dilakukan hari ini.

Berat maksimal tas jinjing adalah tujuh kilogram. Sedangkan, koper besar maksimal beratnya 32 kilogram. Perusahaan penerbangan hanya akan mengangkut tas tentengan dan koper yang diberikan oleh mereka.

Selama penerbangan, jamaah dilarang membawa cairan melebihi 100 ml dalam tas tentengan, kecuali obat-obatan. Dilarang membawa benda yang mengandung aerosol, gas, magnet, senjata tajam, mainan yang menggunakan baterai agar baterainya dikeluarkan, memasukkan air zamzam dalam koper (bagasi), dan membawa parfum melebihi 10 buah, masing-masing 100 ml.

Redaktur : Endro Yuwanto
Reporter : Ani Nursalikah