Mengenal 'Magha’er Shuaib', Tempat Nabi Musa dan Shuaib Pernah Tinggal
Ahad , 06 August 2017, 12:03 WIB

Situs Magha'er Shuaib di mana Nabi Musa dan Shuaib pernah tinggal bersama selama 10 tahun.

Di dalam Al-Qur'an diceritakan secara rinci kisah Nabi Musa saat melarikan diri dari Mesir karena insiden di mana dia secara tidak sengaja menjatuhkan seorang pria hingga Texas, setelah melihat dia berkelahi dengan seorang Israel.

Maka, Musa kemudian berjalan menuju "Madyan," menyeberangi Laut Merah. Saat dia mencapai sumur, dia melihat dua gadis menunggu giliran mereka untuk mengambil air untuk kawanan ternak mereka.

Musa datang dan menawarkan bantuannya kepada kedua gadis itu. Mendapat penawaran itu gadis tersebut kemudian mempersilahkannya serta mereka kemudian  mengambil  tempat teduh dari terik matahari.

Nah, ketika gadis-gadis kembali ke ayah mereka Shuaib, mereka diminta  untuk memberi hormat kepada Musa atas bantuannya. Shuaib melihat bahwa Musa bersikap sopan dan gagah berani sehingga dia memintanya untuk tinggal bersamanya selama delapan tahun dan menawarinya menkah putrinya dalam pernikahan. Musa pun menerima dan malah memperpanjang masa tinggalnya sampai 10 tahun.

Al-Abboudi mengatakan bahwa "Magha'er Shuaib", yang terletak di provinsi Bida'a, adalah bagian dari bagian barat laut Jazirah Arab - sebuah lokasi yang memiliki banyak rahasia. Di tempat itu ditemukan berbagai  situs dan prasasti yang tak terhitung jumlahnya. "Sebagian besar belum digali," katanya.

Para orientalis pun telah berbicara tentang situs ”Magha'er Shuaib" tersebut.  Mereka pun sudah banyak mendokumentasikan "Magha'er Shuaib" di dalam bukunya, di antaranya adalah Musil dan "Abdullah Philby" yang merujuk ke lokasi tersebut secara terperinci dan menghubungkannya dengan kisah Musa dan Shuaib.

Redaktur : Muhammad Subarkah