Rabu , 11 January 2017, 17:32 WIB

Calo SIM Keroyok Anggota Sabhara Polrestabes Medan

Rep: Issha Harruma/ Red: Bayu Hermawan
pt-bandung.go.id
Pemukulan
Pemukulan

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Seorang personel Polrestabes Medan dikeroyok sejumlah orang yang diduga merupakan calo SIM. Aksi kekerasan tersebut terjadi di dekat kantor Satlantas Polrestabes Medan, Medan Timur, Rabu (11/1).

Pengeroyokan tersebut menimpa anggota Satuan Sabhara Polrestabes Medan, Bripda Hendra. Kejadian itu diketahui berawal saat Bripda Hendra dan rekan-rekannya mendapat informasi mengenai adanya calo yang menipu warga dalam pengurusan SIM.

Mereka pun mendatangi lokasi di sekitar Satlantas Polrestabes Medan di Jalan HM Said, Medan Timur, untuk mencari calo yang dimaksud. "Personel yang melakukan penyisiran ada tiga orang. Mereka berpencar," kata seorang saksi mata, Agus.

Agus mengatakan, ketiga personel tersebut melakukan penyisiran hingga ke kantor Kecamatan Medan Timur yang juga berada di Jalan HM Said. Di sana, Bripda Hendra yang sedang sendirian menemukan seorang laki-laki yang diduga merupakan calo yang kerap melakukan penipuan.

"Namun, ketika Bripda Hendra akan mengamankan pelaku, sejumlah pria memukulinya," ujarnya.

Setelah mengeroyok Bripda Hendra, Agus mengatakan, pelaku langsung melarikan diri. Melihat rekannya yang dipukuli, personel Satuan Sabhara Polrestabes Medan pun semakin ramai di lokasi. Mereka mencari pelaku pengeroyokan.

Kapolrestabes Medan Kombes Sandi Nugroho mengaku belum mendapatkan informasi yang lengkap terkait kejadian ini. Dia mengatakan, masih akan mengecek laporan penganiayaan terhadap personel kepolisian itu.

"Nanti saya cek dulu laporannya," kata Sandi.