Kamis, 10 Sya'ban 1439 / 26 April 2018

Kamis, 10 Sya'ban 1439 / 26 April 2018

Pangdam Udayana Imbau Warga tak Mendaki Gunung Agung

Jumat 15 Desember 2017 14:15 WIB

Red: Andri Saubani

Warga berkebun dengan latar belakang Gunung Agung menyemburkan asap bercampur abu vulkanis, di Sidemen, Karangasem, Bali, Jumat (8/12).

Warga berkebun dengan latar belakang Gunung Agung menyemburkan asap bercampur abu vulkanis, di Sidemen, Karangasem, Bali, Jumat (8/12).

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

REPUBLIKA.CO.ID, KARANGASEM -- Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak meminta warga tidak mencoba-coba mendaki Gunung Agung. Waga juga diimbau tidak berada di zona kawasan rawan bencana (KRB) III, karena sangat berbahaya untuk keselamatannya.

"Saya minta warga jangan lagi ada yang mendaki Gunung Agung atau berada di KRB III, dan sebaiknya mematuhi arahan pemerintah guna menjaga keselamatan bersama," ujar Komaruddin di Posko Unit Pelayanan Teknis Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, Desa Rendang, Karangasem, Bali, Jumat (15/12).

Untuk tidak terjadinya kejadian adanya warga yang mencoba-coba mendaki Gunung Agung, pihaknya meminta anggotanya dibantu kepolisian beserta Basarnas untuk menyisir lokasi-lokasi yang menjadi peluang warga untuk mendaki. Ia menegaskan, apa pun alasan warga untuk masuk ke KRB III pihaknya tetap mengimbau warga agar mematuhi anjuran pemerintah.

"Padahal warga sudah mengetahui bahaya itu melalui media televisi dan sosial, namun masih juga ada yang melanggar, nah ini yang akan kami paksa keluar dari KRB," ujar Komaruddin.

"Tindakan tegas yang bisa dilakukan, apabila ada warga yang tetap nekad mendaki Gunung Agung atau masuk zona KRB III, kami akan bawa mereka ke kantor polisi untuk diberikan pembinaan," kata Komaruddin.

Komaruddin juga mengakui, meskipun pihaknya mengerahkan 14 ribu personel anggota cadangan untuk mengimbau warga tidak masuk KRB III ini, banyak juga warga yang masih membandel dan ada jalan pintas menuju lokasi yang sangat berbahaya itu. "Ini yang terkadang tidak terpantau dan ini tugas semua pihak baik itu TNI, polisi dan Basarnas. Namun, juga dukungan dari warga untuk mengimbau kerabatnya agar menjauhi lokasi berbahaya," ujarnya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES