Rabu , 15 November 2017, 12:23 WIB

Karena Alasan Ini, Lantai Bandara Dilapisi Karpet

Rep: Christiyaningsih/ Red: Winda Destiana Putri
Ruang Tunggu Bandara. Ilustrasi
Ruang Tunggu Bandara. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jika Anda adalah orang yang sering bepergian menggunakan pesawat, Anda bisa jadi mulai menebak-nebak apa fungsi tiap elemen di bandara. Salah satu yang paling menonjol adalah lantai bandara yang selalu dilapisi karpet.

Para penumpang mungkin pernah bertanya-tanya kenapa lantai bandara tidak didesain lebih keras. Permukaan lantai yang keras akan lebih memudahkan penumpang bergerak dan mendorong koper. Selain itu lantai yang keras memudahkan petugas kebersihan membersihkan kotoran.
 
Dikutip dari laman Travel and Leisure, rupanya ada alasan khusus mengapa lantai bandara diselimuti karpet. Ternyata karpet dapat memengaruhi suasana hati dan perilaku penumpang.
 
Penjelasan yang dikutip dari Mental Floss menyebut desain sederhana ini memberi efek relaksasi kepada para penumpang sebelum terbang. Karpet menyuguhkan atmosfer yang lembut, nyaman, dan seperti berada di ruang tengah keluarga.
 
Keberadaan karpet yang ditunjang dengan langit-langit rendah, pencahayaan natural, dan tempat duduk yang nyaman mampu meredam stres para calon penumpang pesawat.
 
Mengapa bandara didesain demikian? Selain alasan relaksasi, Fast Company menyebut para traveler yang gembira cenderung suka membelanjakan uangnya tujuh persen lebih banyak di kios ritel bandara. Sedangkan mereka yang terbang tanpa beban tugas menghabiskan uang 10 persen lebih besar untuk jajan di bandara. Penelitian ini diungkap oleh perusahaan riset DKMA.
 
Demi menciptakan suasana yang lebih santai tak jarang bandara juga menyediakan fasilitas tambahan. Antara lain spa, ruang yoga, dan bahkan terapi buat anjing di terminal keberangkatan.