Komisi IX DPR Kritisi Dapur Embarkasi Solo
Rabu , 25 Jul 2018, 13:23 WIB

Republika/Andrian
Kondisi dapur di Embarkasi Solo

IHRAM.CO.ID, SOLO -- Komisi IX DPR RI mengkritisi kondisi dapur di Asrama Haji Donohudan, Boyolali yang kotor. Dalam pemantauan pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji pada Selasa (24/7), komisi IX menemukan banyak lalat yang beterbangan di dapur tempat mempersiapkan makanan untuk calon jamaah haji (calhaj).

Rabu (25/7) pagi, Republika.co.id mengunjungi dapur Asrama Haji Donohudan yang letaknya berada di area paling belakang asrama. Lokasinya memang tak terlalu dekat dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Asrama Haji. Namun, ketika Republika.co.id memasuki dapur, memang terlihat banyak lalat hitam yang beterbangan hinggap di meja dan lantai dapur.

Lampu pengusir serangga yang dipasang di pintu masuk dapur pun tak begitu efektif mengusir lalat. Lem kertas pembasmi lalat yang dipasang petugas hanya berhasil menjerat sebagian kecil lalat saja.

Masih banyak lalat yang hinggap di meja dan lantai. Bahkan lalat juga hinggap di daging ayam yang hendak dibersihkan petugas dapur.

Kondisi itu memang sudah terjadi sejak pertama kali dimulainya aktivitas memasak untuk penyediaan makanan calhaj kloter pertama. Petugas PPIH Embarkasi Solo pun berupaya menangani keberadaan lalat-lalat di dapur. Namun, belum juga berhasil.

Bahkan untuk mengantisipasi lalat masuk ke dapur, petugas menutup pintu masuk dapur dengan tirai plastik. Tak ayal keberadaan lalat-lalat di dapur asrama pun mengganggu petugas dapur.

“Ya terkadang mengganggu ya mengganggu, tapi kita antisipasi makanan yang sudah jadi itu ditutup. Sebelum mulai masak dan setelahnya kita bersihkan tempatnya. Pakai lem saja agar lalat berkurang, risih juga kalau kotor,” kata petugas dapur Asrama Haji Donohudan, Setyowari yang bertugas menyiapkan jus dan buah-buahan untuk calhaj.

PPIH Embarkasi Solo juga tak memungkiri banyaknya lalat di dapur Asrama Haji Donohudan. Kepala Humas PPIH Embarkasi Solo, Afif Munzir juga heran dengan keberadaan lalat yang selalu ada setiap hari. Padahal, petugas telah memasang penutup pintu, menyalakan kipas, hingga memasang perangkap lalat agar lalat-lalat menghilang.

Meski demikian, Afif menjamin kehigienisan makanan yang sudah jadi. Makanan yang sudah jadi langsung ditutup rapat dan dilakukan pemeriksaan ulang sebelum disajikan pada jamaah.

“Iya lalat juga hinggap seperti ke daging, tapi kan itu belum dimasak dan nanti dicuci dulu. Masakan yang sudah jadi kita tutup langsung,” katanya.

Baca juga: Embarkasi Surabaya Jamin Kesehatan Makanan Calhaj


BERITA LAINNYA