Sunday, 14 Jumadil Awwal 1440 / 20 January 2019

Sunday, 14 Jumadil Awwal 1440 / 20 January 2019

Wagub Jabar Minta Bunda Literasi Gerakan Baca Tulis Alquran

Jumat 04 Jan 2019 12:29 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Gita Amanda

Alquran

Alquran

Foto: ROL/FAkhtar Khairon Lubis
Bunda Literasi merupakan bagian dari upaya Pemprov Jabar meningkatkan minat baca.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Empat Bunda Literasi baru resmi dilantik oleh Bunda Literasi Jawa Barat (Jabar) Atalia Praratya, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Kamis (3/1). Keempat Bunda Literasi tersebut ialah untuk Kabupaten Bogor, Kabupaten Subang, Kabupaten Majalengka, serta Kota Banjar.

Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, ia berharap Bunda Literasi mampu mendorong kemampuan masyarakat Jabar, yang dominan beragama Islam, untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Alquran.

Uu menilai, adanya Bunda Literasi ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Jabar untuk meningkatkan minat baca masyarakat yang masih rendah. Ia inginkan sosok Bunda Literasi menjadi pendidik utama yang mampu memotivasi lingkungannya dalam menjadikan baca tulis sebagai budaya.

"Kepada Bunda Literasi, harapan kami jangan hanya fokus pada bacaan tekstual saja, tapi kontekstual pun harus mampu diberikan kepada masyarakat, terutama dalam konteks sosial politik dan kemasyarakatan," kata Uu.

Selain itu, menurut Uu, literasi tersebut jangan cuma bahasa, atau tulisan laten saja, tapi juga gerakan membaca Alquran pun juga harus digalakan. "Bahkan kalau perlu harus didorong, sehingga masyarakat tidak hanya membaca romawi tapi juga mampu membaca Alquran, didorong oleh Bunda Literasi," katanya.

Pengukuhan Bunda Literasi ini merupakan rangkaian bersama dengan pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda untuk Kabupaten Bogor, Kabupaten Subang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Kuningan, Kota Banjar dan Kota Cirebon.

Menurut Ketua Tim Penggerak PKK, Atalia Praratya, tugas Bunda Literasi kini bertambah. Tidak hanya mendongkrak minat baca dan tulis aksara latin, tetapi juga baca dan tulis Alquran. Hal ini, sebagai wujud kontribusi Bunda Literasi dalam mensukseskan program Jabar Juara Lahir dan Batin.

"Saat ini, bagaimana program-program pemerintah yang dititipkan Pak Gubernur maupun Pak Wakil Gubernur terkait bagaimana literasi dimunculkan dengan lebih kuat ke masyarakat, tidak hanya dengan huruf latin, tapi juga baca tulis Alquran," kata Atalia seraya mengatakan hal ini menjadi PR bagi kita semua, dan jadi komitmen bagi kita semua pengurus di wilayah Jawa Barat, untuk melaksanakan program-program dengan sebaik- baiknya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES