Pelunasan Biaya Haji Masih Tunggu Keppres BPIH
Rabu , 20 Feb 2019, 10:36 WIB

republika
Pelunasan biaya naik haji

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Banten, hingga kini belum menerima batas waktu melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dari Kementerian Agama Pusat.

Baca Juga:

"Kami sampai hari ini belum menerima laporan batas pelunasan BPIH," kata Kepala Seksi Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Humaedi Hakim di Lebak, Rabu (20/2).

Meski batas waktu belum ada informasi pelunasan BPIH dari Kementerian Agama, namun, jamaah calon haji Kabupaten Lebak agar mempersiapkannya untuk melunasi BPIH 1440 Hijriah atau tahun 2019 Masehi.

"Kami berharap para jamaah calon haji sudah mempersiapkan untuk melunasi biaya haji itu," katanya menjelaskan.

Menurut dia, berdasarkan informasi hingga kini Kementerian Agama menunggu surat Keputusan Presiden (Keppres) BPIH.  Apabila, Keppres BPIH itu sudah ditandatangani Presiden Joko Widodo maka Kementerian Agama akan menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) yang mengatur biaya pelunasan haji.

Kemungkinan melunasi BPIH itu diberlakukan sekitar Maret-April 2019 dan akan diterbitkan PMA untuk disampaikan ke Kementerian Agama Kabupaten Lebak.

Pihaknya akan menyosialisasikan kepada jamaah calon haji yang tahun ini masuk keberangkatan ke tanah suci agar mereka lebih awal mempersiapkan melunasi biaya haji ke bank mana untuk disetorkan dana itu.

"Kami berharap jamaah calon haji itu bisa membayar lunas biaya haji sebesar Rp35.235.602,-," katanya.

Humaedi mengatakan, Kementerian Agama Kabupaten Lebak siap memberikan pelayanan bantuan kepada jamaah calon haji jika diminta untuk membuatkan paspor.
Selama ini, pembuatan paspor itu dilakukan KBIH maupun perorangan.

Pelayanan haji tahun ini lebih baik karena para jamaah calon haji mendapatkan fasilitas dan layanan meliputi akomodasi, katering hingga sarana transportasi.  Bahkan, lanjutnya, para jamaah nanti akan mendapatkan katering sesuai dengan selera makanan khas daerah.

Selain itu juga kendaraan bus yang dulu usianya lebih dari 10 tahun, namun sekarang usianya kurang dari 10 tahun.  "Kami sebagai penyelenggara ibadah haji tentu akan bekerja keras untuk memberikan fasilitas dan layanan agar jamaah calon haji menjadi haji mabrur," jelasnya.

Ia juga mengingatkan para jamaah calon haji agar menjaga kesehatan dan makanan bergizi juga berolahraga. Sebab, pelaksanaan ibadah haji menguras tenaga banyak, sehingga perlu stamina yang sehat dan kuat.

Selain itu juga agar rajin melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan minum obat jika mengalami sakit. "Kami minta jamaah calon haji agar memperhatikan kesehatan," katanya.

Redaktur : Agung Sasongko
Sumber : Antara

BERITA LAINNYA