Lepas Ratusan Jamaah Haji, Ganjar Harapkan Jaga Kesehatan
Selasa , 09 Aug 2016, 21:53 WIB

Antara/Aloysius Jarot Nugroho
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) menyalami para jamaah calon haji saat pelepasan keberangkatan kloter pertama calon haji Jawa Tengah di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (9/8).

REPUBLIKA.CO.ID, BOYOLALI -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas keberangkatan 341 orang calon jamaah haji kloter pertama dari Kabupaten Boyolali pada Selasa (9/8) sore. Pelepasan dilakukan di asrama haji Donohudan, Boyolali dimana selanjutnya jamaah akan terbang menuju Arab Saudi dari Bandara Adi Soemarmo. 

Calon jamaah haji asal Tegal di dampingi dengan petugas TPHD Provinsi dan Daerah sebanyak 8 orang, petugas dan petugas kloter 5 orang. Ganjar berharap jamaah tetap menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji.

"Jaga kesehatan itu yang terpenting, disana panas jamaah harus sering minum, kemudian seringkali kan ada yang pisah dari rombongan, atau barangnya hilang karenanya kita minta jamaah dikawal," tutur Ganjar.

Sementara itu, Ketua PPIH Embarkasi Donohudan, Syaifuddin Zuhri mennjelaskan rute jamaah haji gelombang pertama mulai dari Embarkasi Donohudan, Madinah, Mekah, Bandara King Abdul Aziz Jeddah, dan Debarkasi Solom Kendati demikian Pesawat nantinya akan transit terlebih dulu di Padang. Gelombang pertama terdiri dari kloter 1 sampai kloter 37. 

Sementara jumlah keseluruhan kloter di Embarkasi Donohudan sebanyak 74 kloter. "Yang akan diberangkatkan dari embarkasi Donohudan sebanyak 26.561 terdiri dari 26.191 jamaah, 370 petugas kloter, 173 petugas daerah (TPHD) Provinsi dan Kabupaten Kota yang terdiri dari 74 kloter," tuturnya.

Ia merinci jumlah jamaah Jawa Tengah sebanyak 23.717 orang sementara jamaah Daerah Istimewa Yogyakarta 2.474 orang. Sementara itu untuk petugas kloter baik TPHI, TPIHI, TKHI (Dokter) dan TKHI Paramedis dari Jawa Tengah sebanyak 335 orang. Sedangkan petugas Kloter Yogakarya sebanyak 35 orang. Sementara itu untuk petugas daerah, Jateng sebanyak 173 orang sedang Yogyakarta 19 orang.

 

 

Redaktur : Achmad Syalaby
Reporter : Andrian Saputra

BERITA LAINNYA