Menag Ingatkan Masyarakat untuk Kelancaran Umrah
Rabu , 25 Jan 2017, 14:01 WIB

Republika/Rakhmawaty La'lang
Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat diminta untuk bersikap kritis dalam memilih lembaga penyelenggara umrah guna memastikan lima pasti agar perjalanan ibadah umrah berjalan lancar. Lamanya daftar tunggu calon jamaah haji dan makin sejahteranya masyarakat, berdampak pada semakin ramainya ibadah umrah.

"Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama selama ini mengelola ibadah haji. Sedangkan penyelenggaraan ibadah umrah diserahkan kepada swasta melalui lembaga-lembaga biro penyelenggara ibadah haji dan umrah," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada "Seminar Nasional: Mewujudkan Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah yang Efektif, Efisien, Aman, Nyaman, Sesuai Syariat Islam", kata dia di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (25/1).

Dikatakan Lukman, untuk memperlancar ibadah umrah, maka pemerintah menyerahkan penyelenggaraan ibadah umrah kepada swasta, dengan persyaratan yang semakin diperketat. "Pemerintah sudah mengelola penyelenggaraan haji. Kalau Pemerintah juga mengelola penyelenggaraan umrah, terlalu besar energi mengelola semuanya. Nantinya, jangan-jangan ibadah umrah makin baik, malah ibadah haji jadi makin buruk," katanya.

Lukman menegaskan, makin tingginya minat masyarakat untuk beribadah umrah, maka makin banyak berdiri biro penyelenggara ibadah haji dan umrah. "Banyaknya biro penyelenggara umrah ini, maka masyarakat calon jamaah umrah harus cermat dalam memilih biro penyelenggara umrah, apakah telah memiliki izin atau belum," katanya.

Dikatakan Lukman, masyarakat calon jamaah umrah harus kritis dengan mengecek status dan fasilitas dari biro penyelenggara umrah. Kata dia, masyarakat calon jamaah umrah agar memastikan lima pasti sebelum berangkat umrah.

Lima pasti tersebut adalah, pertama, memastikan biro penyelenggaranya umrahnya telah terdaftar di Kementerian Agama dan memiliki izin. Kedua, memastikan penerbangannya menggunakan maskapai penerbangan apa, dan maskapai tersebut ada di Indonesia. Ketiga, memastikan hotel tempat menginapnya hotel apa, kelasnya, dan lokasinya. Keempat, memastikan hari keberangkatannya dan hari kepulangannya, kapan. Kelima, memastikan jadwal kegiatan selama ibadah umrah, apa saja.

Redaktur : Agus Yulianto
Sumber : Antara

BERITA LAINNYA